Proses Gambar Suasana / Gambar Narasi, Ketentuan, dan Tips Portofolio SBMPTN 2020

Hola Young Creatives, Satria Prabhawa, CEO Bintang Merah ingin berbagi tips untuk kamu yang lagi mengerjakan Portofolio SBMPTN, dan bisa kamu terapkan juga di Portofolio SNMPTN Seni Rupa dan Desain.

Berdasarkan ketentuan Portofolio, gambar narasi atau suasana diminta untuk menggunakan media non-digital. Tetapi dalam video di bawah, Kak Satria mendemonstrasikan gambar suasana menggunakan media digital (dengan aplikasi Procreate) yang mana bisa saja kamu gunakan di Portofolio Karya Pilihan.

Yuk dicekidot video berikut ini!

 

Apa sih gambar narasi? karya pilihan? Lebih detail mengenai ketentuan portofolio bidang Seni rupa, Desain dan Kriya tahun 2020 di antaranya:
(a) 1 karya gambar (narasi atau susasana) hitam putih (tema ditentukan)
(b) 1 karya gambar berwarna komposisi (atau still life) 4 (empat) benda (tema ditentukan)
(c) 1 karya terbaik/terpilih lainnya yang anda miliki (jika ada)
(d) 1 tulisan berkenaan dengan karya terbaik/terpilih tersebut (butir c)
(e) Pernyataan keaslian karya/penampilan/tulisan yang telah dilengkapi dan
ditandatangani diatas materai.

Seluruh item harus dipindai (scanned). Hasil pindai (scan) setiap item dicantumkan
pada halaman file PPT/Powerpoint sesuai peruntukannya.
Template PPT (6 halaman slide) disediakan.

Ketentuan gambar Narasi

Buatlah gambar yang menampilkan suasana sekelompok anak-anak yang sedang
melakukan permainan tradisional di sebuah lapangan terbuka.

1. Gambar dibuat diatas kertas A3 (420 x 297 mm) menggunakan pinsil
/bolpoin/spidol atau kombinasi diantaranya.
2. Hasil gambar dipindai (di-scan) atau difoto menggunakan kamera atau ponsel
berkamera, dalam format JPEG berukuran 2610 x 3960 pixel. Hasil pindai (scan)
atau foto dicantumkan pada halaman (slide) template file powerpoint yang
tersedia.

Karya Gambar Still life (Komposisi, Berwarna)

Gambar menampilkan komposisi 4 (empat) buah benda yang terdiri
dari 1 (satu) jenis mainan anak-anak, 1 (satu) jenis alat tulis, 1 (satu) jenis alat
gambar, dan 1 (satu) jenis peralatan rumah tangga.

Ketentuan:
1. Gambar dibuat diatas kertas A3 (420 x 297 mm) menggunakan pinsil warna,
pastel, cat air atau kombinasi diantaranya.

Karya Terbaik (Pilihan)

Pilihlah satu karya yang pernah kamu buat dan dianggap merupakan karya terbaik
(jika ada), baik karena pernah diikutkan atau memenangkan kompetisi, maupun yang
menjadi representasi minat anda untuk mengikuti pendidikan dalam bidang
Senirupa, Desain, dan/atau Kriya. Karya yang ditampilkan dapat berupa karya 2D (ilustrasi, gambar, sketsa, lukisan, fotografi, etsa, atau hasil cetak) maupun karya 3D (keramik, patung, maket bangunan, replika benda, rancangan produk, atau karya kriya
kulit/logam/kayu/tekstil).

 

Dalam video tersebut, kak Satria juga memberikan tips menggali ide dalam membuat gambar narasi atau suasana. “Selain gambarnya harus menjawab soal, ide harus dikembangkan dengan kreativitas kalian masing-masing. Ide yang genuine bisa datang dari kejadian sehari-hari yang ada disekitar kita. Dalam menggambar Ilustrasi digital diperlukan kesabaran mengerjakan layer by layer, mulai dari sketsa kasar berikut dengan perspektifmya, outline, pewarnaan, dan pencahayaan.”

Bagi kamu yang tertarik untuk mengikuti program persiapan dan konsultasi Portofolio SNMPTN atau SBMPTN, langsung daftar aja di Bintang Merah! Kunjungi www.bintangmerah.web.iduntuk detail lebih lanjut 🙂

Ujian Keterampilan Masuk Fakultas Seni Rupa dan desain 2019

Mengenal ujian keterampilan PTN dan PTS di indonesia

Suasana latihan Ujian Keterampilan menggambar di Bintang Merah untuk persiapan Ujian Keterampilan SNMPTN dan SBMPTN
Suasana latihan Ujian Keterampilan menggambar di Bintang Merah

 

Seperti yang sudah kita tahu bahwa bagi siswa – siswi sekolah menengah atas ( SMA ) yang ingin melanjutkan ke jenjang kuliah dan berminat untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Senirupa dan Desain harus melalui ujian KETERAMPILAN. Seluruh sistem yang sah ( diakui institute atau Universitas ) baik dari jalur SNMPTN Maupun SBMPTN diwajibkan untuk melalui seleksi ujian keterampilan tersebut, Begitupun melaui jalur Mandiri PTN dan PTS yang memiliki Fakultas Seni Rupa dan Desain seperti di Institut Teknologi Bandung atau Universitas Telkom. Sistem penerimaan Untuk setiap Kampus pun berbeda – beda namun semua memiliki pola yang mirip dilihat dari apa saja yang diujikan begitupun dengan SNMPTN dan juga SBMPTN, walaupun setiap tahunnya ada saja perubahan baik yang kecil maupun perubahan yang cukup mencolok seperti pada tahun 2019 ini. Berikut adalah jalur-jalur masuk Universitas yang terdapat ujian keterampilan pada tahun 2019.

 

Jalur SNMPTN 2019

Pada tahun 2019 jalur SNMPTN tidak terdapat perubahan yang besar dan masih serupa dengan tahun – tahun sebelumnya. SNMPTN masih menggunakan system nilai ( undangan dari sekolah ) yang mana hanya siswa/siswi dengan nilai sekolah yang mencukupi saja yang mendapatkan undangan tersebut ( sistem berbeda di setiap sekolah ). Kemudian bagi siswa/siswi yang mendapat undangan harus mengerjakan ujian keterampilan berupa sistem PORTOFOLIO yang harus di UPLOAD secara ONLINE. Di tahun 2019 ini portofolio terdiri dari 3 soal yaitu :

 

1. Gambar suasana atau gambar narasi

Peserta diperintahkan untuk menggambar Suasana dengan soal narasi yang sudah diberikan oleh SNMPTN. Untuk menjawabnya peserta harus menggambar di sebuah kertas secara manual ( gambar manual ) dan berkreasi melalui soal yang diberikan.

 

2. Gambar Still-life

Gambar Still-life adalah menggambar benda secara realis dengan mengatur komposisinya. Dalam SNMPTN 2019 peserta diberikan soal gambar still-life dengan benda-benda yang telah ditentukan di soal tersebut

 

3. Karya bebas

Peserta digharuskan Melampirkan foto karya bebas yang pernah dibuat atau yang akan dibuat. Karya bisa berupa apapun asalkan masih berhubungan dengan karya Seni rupa atau karya desain contohnya menggambar desain sebuah logo seperti pekerjaan Program Studi Desain Komunikasi Visual ( DKV )

Kemudian semua karya diupload dengan template yang sudah disediakan oleh SNMPTN

 

 

Jalur SBMPTN 2019

Dalam ujian SBMPTN 2019 untuk FSRD terdiri dari 2 tes yaitu UTBK ( ujian tertulis barbasis komputer ) dan Ujian keterampilan. Kemudian dilanjutkan dengan Ujian keterampilannnya, namun ada yang berbeda di ujian keterampilan SBMPTN 2019 kali ini. Pada pelaksanaan ujian keterampilan SMBPTN tahun lalu peserta diharuskan melakukan ujian langsung di tempat ujian dan beri waktu 90 menit untuk gampar suasana atau narasi kemudian dilanjutkan psikotes berwarna diberi waktu 60 menit. Namun pada pelaksanaan ujian keterampilan SBMPTN 2019 sistem yang diterapkan berubah menjadi sistem PORTOFOLIO yang menyerupai sistem portofolio SNMPTN dengan hanya membedakan soalnya saja. Ditahun ini juga SBMPTN juga dapat diikuti oleh siswa /siswi SMK dan para calon peserta yang sudah lulus SMA pada tahun sebelumnya.

 

 

Jalur MANDIRI

Banyak yang belum mengerti apa sebenarnya jalur mandiri itu, pada dasarnya yang dimaksud dengan jalur mandiri adalah jalur masuk yang diselenggarakan secara independen atau ujian yang diselenggarakan oleh kampus itu sendiri contohnya SIMAK Universitas Indonesia dan lain sebagainya. Berbeda dengan SNMPTN dan SBMPTN adalah ujian Negara yang fokuskan untuk peserta yang ingin masuk ke perguruan tinggi Negeri , ujian mandiri lebih bervariatif. Berikut adalah beberpa kampus favorit FSRD yang mengadakan ujian mandiri :

 

1. Mandiri ITB ( Institut teknologi bandung )

Menarik untuk disimak karena ITB baru mengadakan lagi Ujian mandiri dan Ujian keterampilan di tahun 2019 setelah hampir 10 tahun hanya bergantung pada SNMPTN dan SBMPTN saja atau dengan kata lain tidak mengadakan ujian mandiri. Sistem yang digunakan ITB untuk ujian mandirinya di tahun 2019 mesih serupa dengan ujian SBMPTN tahun – tahun sebelumnya dimana  peserta wajib untuk datang ke lokasi ujian dan diberikan soal. Pada tahun 2019 ini soal yang digunakan adalah soal narasi atau gambar suasana dan juga psikotes mewarnai. Menariknya ujian keterampilan kali ini diadakan di kampus baru ITB yang terletak di Jatinangor ( +- 1,5 jam dari Bandung )

 

2. Mandiri ISI Jogja ( Institut Seni Indonesia )

ISI jogja juga merupakan PTN favorit untuk Fakultas Seni Rupa dan Desain. Ditahun 2019 ini juga ISI jogja juga mengadakan Ujian Mandiri di kampusnya. Sistem ujian yang diadakan ISI juga serupa dengan SBMPTN tahun – tahun sebelumnya atau ujian mandiri ITB, hanya memiliki perbedaan di waktu dan format gambarnya saja.

 

3. UNS Solo

UNS solo memilki fakultas senirupa dan desain yang didalamnya terdapat jurusan DKV ( Desain Komunikasi Visual ), Kriya, dan Seni Rupa Murni. namanya mulai melambung dan menjadi salah satu incaran para siswa/siswi SMA yang ingin melanjutkan kuliah jurusan Desain. Seperti tahun 2018 kemarin UNS juga mengadakan Ujian mandiri di tahun 2019 ini. Sistem yang diterapkan juga serupa dengan ISI dan ITB yaitu menggambar suasana atau gambar Narasi.

 

Dan masih banyak lagi Universitas yang mengadakan ujian mandiri baik PTN ataupun PTS lainnya. Dari masing-masing Universitas atau Institut di Indonesia memiliki kriteria dan kuota penerimaan yang berbeda beda, seperti di ITB pada tahun 2019 ini menerima 40% dari jalur SNMPTN, 30% dari jalur SBMPTN, dan juga 30% dari jalur Mandiri ITB. dan kebanyakan perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki Fakultas senirupa dan desain mengharuskan pesertanya untuk melalui ujian Keterampilan baik Perguruan tinggi Negeri maupun Swasta.

 

source:

@bintang.merah

Ga Tinggal di Jakarta atau Ga Punya Waktu untuk Les? Kami Buka Kelas untuk Kamu, “SENIRUPADESAIN” Online Class by Kak Gitta

Halo Young Creatives! Bintang Merah punya kabar gembira nih. Buat kamu yang ingin mempertajam skill menggambar untuk persiapan portofolio SNMPTN dan SBMPTN Perguruan Tinggi Seni Rupa dan Desain, atau untuk kepentingan lainnya, tapi kamu ga berlokasi di Jakarta atau punya fleksibilitas waktu yang terbatas, kali ini kamu bisa ikut kelas Online Senirupadesain!

Kelas Online ini menyediakan bimbingan dan tips and trick dalam penguasaan portofolio SNMPTN, SBMPTN, dan pertajaman skill menggambar dilengkapi dengan konsultasi dan konselling oleh pembimbing yang semuanya lulusan dari FSRD ITB! kamu bisa akses juga materi-materi yang telah dipelajari sebelumnya kapan saja, di manapun kamu memegang gadget kamu.

Tunggu apalagi, yuk registrasikan diri kamu. lagi ada promo discount loh! dengan biaya 3,5 juta rupiah, kamu bisa mendapatkan free ebook dengan harga 1,5 juta rupiah. Info lebih lanjut, kamu bisa visit instagram @bintang.merah atau @senirupadesain.

Masih ragu dengan sistem belajar dan mengajar online? kamu bisa cek testimoni senirupadesain di link berikut ini guys 🙂 senirupadesain.id 

 

gambar testimoni

 

Happy Learning and prepare your future! 🙂

 

 

Prediksi Portofolio Seni Rupa Pengganti Ujian Keterampilan (SBMPTN)

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPTN) meniadakan tes keterampilan pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.  Pendaftar diminta menyiapkan portofolio, terkait prestasi maupun penghargaan yang pernah diraih dan sesuai dengan bidang yang diminati. Nah looooh!?

Penghapusan tes keterampilan merupakan bagian dari kebijakan baru yang diterapkan pada seleksi masuk PTN 2019.  “Ada kebijakan baru yang berbeda. Tahun ini kami tidak menyelenggarakan ujian keterampilan,” kata Ketua LTMPTN, Ravik Karsidi di Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018.

Pasti banyak yang bertanya-tanya tentang “seperti apa sih portofolio seni rupa yang diminta SBMPTN?” hal ini di luar kebiasaan dari tahun sebelumnya yang menggunakan sistem ujian keterampilan.

Portofolio dalam pendidikan adalah bagian dari usaha dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi yang ditentukan dalam kurikulum. Dalam hal seni rupa, portofolio merupakan kumpulan karya terbaik.

Sebagai contoh, dari pelaksanaan SNMPTN beberapa tahun ke belakang, peserta SNMPTN yang ingin kuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain harus menyertakan portofolio.

Portofolio yang diminta biasanya berdasarkan ketentuan yang diberikan oleh Panitia SNMPTN, bisa berupa gambar suasana dengan berbagai format, misalnya dengan warna ataupun hitam putih. Dan bisa juga ditambah dengan menggambar komposisi objek, still life, atau gambar figur-figur tertentu seperti makhluk hidup. Seperti contoh sebelum-sebelumnya juga, bisa saja peserta diminta untuk submit karya selain dengan media drawing seperti karya 3d (patung, keramik) atau lainnya. Kamu juga harus mempersiapkan tanskrip prestasi, penghargaan-penghargaan, sertifikat, dan lainnya yang pernah kamu dapatkan sesuai progress studi sejauh ini.

Gambar Suasana Portofolio Senirupa SNMPTN 2017-2018
Karen Yunika, peserta didik Bintang Merah yang sudah diterima di FSRD ITB, “Portofolio Gambar Suasana SNMPTN”, 2018
Portofolio SNMPTN 2017-2018
Rabiatul Hasanah (Hanna), peserta didik Bintang Merah yang sudah diterima di FSRD UNS, “Portofolio Gambar Komposisi SNMPTN”, 2018

Portofolio biasanya disubmit melalui bentuk softcopy (hasil scan atau foto) yang dilegalisir oleh sekolah. Data disubmit pada masa pendaftaran yang biasanya memiliki durasi 2 minggu (dari hari pertama dikeluarkannya ketentuan pendaftaran & pengerjaan porto.)

Akan seperti apa ketentuan Portofolio di SNMPTN dan SBMPTN 2019? Semuanya dirahasiakan oleh panitia penyelenggara! Mau bagaimana pun ketentuannya, kamu harus tetap mempersiapkan skill berkarya dan kreativitas kamu dari basic hingga strategi pengerjaannya.

Kabar gembira, mulai Januari 2019, Bintang Merah akan lebih banyak menyelengarakan program yang lebih dikhususkan lagi untuk persiapan portofolio.

Share ke teman-teman kamu apabila info ini bermanfaat ya guys! 🙂

Suasana Kelas Bintang Merah
Suasana Kelas Bintang Merah

FSRD 101: Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui mengenai Pilihan Jurusan di Fakultas Seni Rupa dan Desain

Kamu suka gambar dan mau kuliah di jurusan seni rupa dan desain? Ayo simak program-program studi apa aja yang ada di Fakultas Seni Rupa dan Desain!

Seni Murnism

Istilah seni murni, mengacu kepada praktek seni rupa yang utamanya terdapat pada nilai-nilai estetik, ekspresi, dan keindahannya, daripada nilai-nilai fungsinya. Apabila ditelisik lebih jauh, akar dari seni murni terdapat pada menggambar , melukis, cetak-mencetak, dan patung. Cakupan seni murni secara konstan meluas, seiring perkembangan teknologi dan perkembangan artistik. Media-media yang digunakan pada praktek seni murni tidak terbatas pada media konvensional yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi juga meluas ke media baru seperti film, fotografi, videografi, animasi, seni konseptual, dan lain sebagainya.

 

Perkembangan seni murni secara media dan konsep menyebabkan semakin sulitnya mendefinisikan arti tetap dari seni itu sendiri. Pada intinya, Seni murni berbeda dengan seni terapan dan kriya/ seni kerajinan yang lebih memiliki nilai fungsional di kehidupan sehari-hari.

 

Desain Interior

di

Desain interior adalah teknik, atau praktik merancang, dan mengeksekusi interior arsitektural dan perabotannya. Berbeda dengan arsitektur interior yang mana berada di antara seni dan sains, dengan memperhatikan semua unsur fisik dari bangunan, desain interior lebih menaruh perhatian kepada semua unsur perencanaan ruang interior dalam bangunannya. Walaupun berbeda, arsitek dan desainer interior sama-sama melakukan penataan ruang untuk mengatasi permasalahan ruang dari si pemilik bangunan. Berbeda juga dengan dekorator interior, yang mana mereka mendekorasikan perabotan dan menghiasi ruang dengan barang-barang yang indah, desain interior harus dapat lebih memahami perilaku manusia dan inter-relasinya dengan bangunan sehingga dapat meningkatkan nilai fungsi dari ruang bangunan tersebut. Desainer interior dapat menghias atau mendekor ruangan, sedangkan dekorator tidak melakukan aktivitas mendesain tata ruang.

 

Desain Komunikasi Visual

dkv

DKV, atau sebelumnya lebih sering disebut sebagai desain grafis merupakan turunan dari komunikasi visual dan desain komunikasi. Desainer grafis membuat dan mengkombinasikan simbol, gambar, dan tulisan untuk membuat representasi visual dari ide dan pesan tertentu. Desainer grafis menggunakan teknik tipografi, seni rupa, tata letak halaman (page layout), dan lain sebagainya untuk membuat komposisi visual. Biasanya, desain komunikasi visual digunakan untuk desain korporasi (seperti logo dan branding), desain editorial (seperti majalah, koran, dan buku), denah, periklanan, animasi, video, desain web, desain komunikasi, desain kemasan produk, dan sistem penunjuk.

 

Desain komunikasi harus dapat membuat pesan yang disampaikan menarik bagi orang yang membaca, menginspirasi, membuat orang menginginkannya, memotivasi, dan merespon pesan yang disampaikan.

 

Desain Produk

dp

Desain produk mempelajari pembuatan produk bagi kebutuhan manusia secara inovatif agar nyaman ketika digunakan, indah dipandang, dan memiliki nilai ekonomis.  Bidang keilmuan yang terdapat di desain produk meliputi desain produk peralatan & produk konsumen, desain sarana/perkakas lingkungan, desain alat transportasi, desain elektronik, dan desain kerajinan. Desain produk mempelajari  fungsi dan bentuk dan interkoneksi antara produk, pengguna, dan lingkungannya.

Cakupan objek yang didesain agak kecil, tidak sebesar bangunan-bangunan atau desain lingkungan. Desainer produk juga biasanya tidak menggarap hal-hal yang bersifat mekanik seperti permesinan dan sirkuit elektrik, tetapi desainer produk  dapat berpengaruh pada aspek teknikal dari desain bentuk dan keterkaitannya dengan nilai guna. Mereka bekerja dengan para teknisi yang merancang aspek teknikal, merealisasikan fungsionalitas dan manufakturabilitas, dan juga bekerja dengan para ahli pemasaran untuk mengidentifikasi kebutuhan dan ekspektasi pasar.

 

Kriya

kriya

Karya seni kriya identik dengan seni kerajinan, terlihat dari cara pembuatannya  dengan menggunakan tangan (hand made). dan memperhatikan segi fungsional (kebutuhan fisik) dan keindahan (kebutuhan emosional). Hasil karya kriya diutamakan mengandung nilai keunikan konseptual, tema, imajinatif, emosional dan inderawi (visual, tactile, olfactory). Kriya juga merupakan metoda berkarya sekaligus mendesain produk yang mengutamakan nilai kualitas estetika, fungsional, keunikan, tema, makna dan pesan filosofis. Dapat dibilang bahwa kriya merupakan irisan atau memiliki posisi di tengah-tengah antara desain dan seni, di mana objek yang dihasilkan mengedepankan nilai estetik, makna, pesan filosofis, tetapi juga memiliki nilai fungsional seperti halnya objek desain. Seni Kriya telah ada sejak zaman Prasejarah dilihat dari benda-benda temuan sejak zaman Batu Muda (Neolitikum) yang mana manusia sudah mulai tinggal menetap dan menggunakan tembikar tanah liat yang digunakan sebagai wadah. Di periode selanjutnya, seni kriya berkembang baik dalam aspek fungsi, peningkatan kualitas bahan, bentuk dan corak hiasannya. Awalnya benda tersebut berbentuk sederhana, dalam perkembangannya menjadi bentuk macam-macam dan rumit yang disertai hiasan yang membuat banyak variasi dan detailnya. Berdasarkan bahan yang digunakan, kriya berkembang dan dikategorikan menjadi kriya kayu, kriya tekstil (fashion), kriya keramik, kriya logam, dan lain-lain.

 

Gimana teman kreatif? Sudah lebih tercerahkan soal pilihan jurusan-jurusan yang ada di Fakultas Seni Rupa dan Desain? Di dalam Fakultas Seni Rupa dan Desain tidak hanya berisi tentang menggambar, menggambar, dan menggambar seperti yang orang pikir kebanyakan, karena kalo kamu sudah berada di dalamnya dan mendapatkan jurusan yang kamu tekuni, kamu juga belajar mengenai sejarah, teori-teori dasar, metode berbisnis, pengelolaan karya, sosiologi yang mempelajari medan sosial bidang yang kamu tekuni, dan masih banyak lagi! Menarik yah 🙂 Sudah bukan jamannya lagi masa depan kamu diragukan karena pilihan kuliah di seni atau desain. Banyak orang yang meragukan anaknya “Kamu masuk seni rupa mau jadi apa?” Lihat aja disekitar kamu, benda apa yang tidak memiliki sentuhan seni dan desain? Berkuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain tidak hanya membentuk kamu sebagai seniman, pengrajin, atau desainer. Kamu juga bisa jadi sejarawan, kurator, kritikus, konsultan, art dealer, punya production house sendiri, sutradara, bahkan jadi pengusaha hebat!  Pilih dan kejar cita-citamu dari sekarang yah guys 🙂

 

Bintang Merah Art Project: Berkarya di Luar Kebiasaan

25 Mei 2017 lalu, Bintang Merah mengadakan event berkarya secara kolaboratif   di Bandung. Event ini  diikuti oleh sebagian peserta didik Bintang Merah, bagi mereka yang ingin mengisi waktu untuk berkreativitas selama liburan pasca SBMPTN. Walaupun Bintang Merah pada dasarnya adalah bimbel gambar atau les gambar, namun yang paling terpenting dari segala aktivitas yang diselenggarakan oleh Bintang Merah adalah mengenai kreativitas. Dan tebukti pada event kali ini, para peserta didik Bintang Merah memiliki kreativitas yang luar biasa, tidak terbatas pada media menggambar.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Karya yang digarap pertama adalah short form video comedy. Short form video adalah sebuah kategori dalam  videografi, di mana video tersebut tidak lebih dari 10 menit namun sudah dapat mengantarkan pesan kepada audiens secara singkat dan padat. Kali ini, Bintang Merah menantang para peserta untuk mengangkat tema komedi sehari-hari ke media short form video. Banyaknya becandaan, lawakan, guyonan di kelas selama Kegiatan Belajar dan Mengajar Bintang Merah akan sangat menarik apabila dirangkum dan dikompilasikan sedemikian rupa ke dalam bentuk video yang dapat dishare ke media sosial. Mereka memiliki kebebasan untuk memilih dan menentukan ide yang ingin digarap. Seperti apa videonya? Kamu bisa check di akun instagram dan Youtube Bintang Merah 🙂

Karena penggarapan video memerlukan pencahayaan dari matahari, ketika matahari mulai tenggelam, project yang digarap pindah ke video projection mapping yang memang memerlukan cahaya seminim mungkin atau gelap sama sekali.  Apa itu video projection mapping? Video projection mapping atau biasa disingkat video mapping, adalah merubah objek tertentu yang memiliki bentuk 3d, menjadi permukaan untuk proyeksi video. Objek yang dijadikan bidang proyeksi biasanya berupa fasad gedung/bangunan, benda-benda indoor, atau panggung teatrikal. Dengan menggunakan software khusus, video yang terproyeksikan ke bidang atau objek tersebut dapat menimbulkan efek tertentu seperti ilusi gerak pada benda yang sebenarnya statis, atau ilusi optik ruang pada objek yang diproyeksikan.

Walaupun peserta yang ikut berpartisipasi tergolong sedikit, dua hari itu tetap terasa sangat berkesan. Intensitas ketawa-ketiwi dari siang-sore-malam-pagi- hingga siang lagi, dan kurangnya durasi tidur untuk mengejar deadline karya tidak membuat peserta merasa  jenuh.   Semoga event Bintang Art Project dapat menyulut semangat berkreativitas para peserta, dan dapat  terus menginspirasikan diri mereka untuk terus bereksplorasi dalam berkarya.

Kelas Intensif Bintang Merah 2017 Telah Dibuka!

Kelas Intensif merupakan program yang dibuka menjelang SBMPTN untuk persiapan menghadapi ujian secara intensif dan fokus dalam  tes kemampuan menggambar, mengatur waktu, dan mempersiapkan diri rutin selama sebulan penuh dengan proses belajar yang integral dan spesifik dalam mencapai standar kualifikasi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB. Kelas Intensif meliputi mempelajari teknik menggambar basic dan strategi menghadapi ujian keterampilan secara akseleratif (sudah termasuk dengan Kelas Simulasi).

Lalu, apa yang membedakan kelas Intensif dengan kelas reguler? Kelas instensif dirancang untuk kamu-kamu yang hanya memiliki waktu lebih sedikit dibanding yang telah mengikuti kelas reguler dari awal. Dalam waktu kurang lebih sebulan, kamu dibimbing untuk dapat mengejar materi dari prinsip-prinsip dasar hingga kamu siap menghadapi ujian-ujian keterampilan yang ada pada ujian SBMPTN (bobot penilaian bisa mencapai 50% dari keseluruhan ujian tertulis dan keterampilan.  TPA memiliki bobot 15-25%, TKDU memiliki bobot 15%, dan tes bidang studi SOSHUM 10-20%).

Durasi pertemuan meliputi dua sessi (kurang lebih 4 jam) di setiap hari (kecuali hari minggu) meliputi pemberian materi, tugas latihan, dan review. Di dalam kelas intensif, kamu dituntut untuk lebih semangat dalam berkompetisi, karena SBMPTN adalah kompetisi yang sengit demi menempatkan posisi tertinggi  dalam meraih Perguruan Tinggi yang kamu idamkan. Setiap pertemuan akan diberikan penilaian, dilengkapi dengan raport di setiap minggunya yang nantinya dapat kamu analisis sendiri kelebihan dan kekurangan sehingga kamu menjadi lebih mengetahui  kemampuan apa saja yang harus kamu lebih pertajam. Kelas Intensif Bintang Merah 2017 akan dimulai pada tanggal 15 April. Buruan, kelas sangat terbatas (maks. 15 orang)!

Bocoran Mengenai Gambar Suasana!

Bagi kamu peminat jurusan Seni Rupa dan Desain, harus mengenali apa yang dinamakan dengan gambar suasana. Sebagai bocoran, kamu akan diberikan soal berupa paragraf naratif atau deskriptif, dan kamu diminta untuk menggambar adegan tersebut ke dalam kertas A3 dalam 90 menit. Bagi kamu yang belum tergabung ke dalam bimbingan belajar preparasi menghadapi Ujian Saringan Masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain atau disingkat FSRD, prepare yourself! Karena orang yang memiliki bakat di ilustrasi atau menggambar figuratif, sampai serealis-realisnya pun sampai keliahatan pori-pori, urat, butiran keringat, bulu hidung pun ketika diminta untuk menggambar suasana terkadang akan kewalahan karena belum terbiasa menggambar  adegan yang detail dari mulai ide cerita, figur-figur tokoh di dalamnya, mengatur komposisi, detail background, pengambilan sudut pandang,  dalam waktu yang sangat terbatas.

Gambar suasana, atau biasa disebut sebagai gambar ekspresi merupakan satu metode komprehensif untuk menilai banyak aspek kreatif para peserta seleksi. Penilaian akan meliputi beberapa poin diantaranya:

  1. Kreativitas

Aspek penilaian satu ini ditujukan untuk melihat kemampuan kamu dalam menciptakan ide-ide baru. Kamu ditantang untuk dapat mengembangkan soal  yang diberikan. Sebagai contoh , “Gambarkan suasana pasar di mana di sana terdapat aktivitas jual beli.” Ide pertama yang terlintas di kepala orang kebanyakan mungkin pasar tradisional di tempat terbuka, yang isinya pengunjung pasar yang sedang membayar barang belanjaan kepada penjual, dan penjual sedang berada di balik meja menerima uang atau memberikan barang yang dijajakan. Mereka sibuk masing-masing dengan aktivitas jual belinya.  Cara menjawab tersebut bisa dinilai sebagai “ide pertama” di mana hampir semua orang ketika mendengar kata pasar membayangkan adegan tersebut. Tidak ada sesuatu yang lebih dari sekedar menjawab kebutuhan soal. Namun, yang diminta adalah bagaimana kamu bisa berpikir lebih menggunakan ide ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya. Pasar bisa saja berupa pasar swalayan yang modern, aktivitas jual beli dilakukan di kasir. Selain itu juga kamu bisa menampilkan pasar barang elektronik, pasar apung, dan masih banyak lagi. Walaupun kamu diminta untuk berpikir anti-mainstream, jangan push ide kamu terlalu jauh, karena bisa saja ide kamu melenceng dari apa yang diminta soal gambar suasana sehingga aspek-aspek yang diharapkan tampil di gambar tersebut tidak muncul.

Selain ide setting, kamu juga harus lebih bermain dengan  ide cerita. Di dalam soal tadi, menggambar aktivitas jual beli saja dirasa kurang cukup. Ingat, ide kamu merupakan daya jual kamu. Tambahkan adegan-adegan menarik di dalamnya. Bayangkan bahwa gambar suasana adalah sebuah film yang adegannya difreeze kedalam satu frame. Dalam satu frame tersebut, visual yang ditampilkan harus dapat memberikan informasi keseluruhan kejadian yang ditampilkan. Gambar kamu juga harus memberikan kesan untuk menambah daya jual. Apakah adegannya seru, sedih, lucu, dan lain sebagainya. Selain itu, berikan kesan bahwa kamu memiliki wawasan yang luas terhadap sekitar kamu. Mulai dari sekarang  kamu harus melihat sekitar, perhatikan detail-detail yang ada disekitar kamu, masukkan  ke kepala, dan  tuangkan di gambar kamu nanti.

  1. Tingkat Keselesaian

Aspek keselesaian ini jadi salah satu aspek terpenting. Apabila kamu tidak mampu menyelesaikan gambar sampai penuh, jangan harap kamu bisa memenangkan  pertarungan sengit di ujian penerimaan nanti. Kamu harus bisa taktis dalam mempertimbangkan proses-proses apa saja yang harus dilewatkan untuk mencapai gambar yang utuh di kertas A3 selama 90 menit, dari mulai tahap membaca soal sampai ke tahap finishing.

  1. Analisa Soal

Ini dia aspek yang paling sering membuat peserta menyesal ketika keluar dari ruang ujian. Ketika mencoba mengingat-ingat soal yang diberikan, lalu saling sharing ke teman-teman seperjuangannya, biasanya ada detail di soal cerita yang terlewatkan karena panik atau terlalu bersemangat. Apabila ada satu saja detail yang terlewat, bersiap-siaplah menerima kenyataan pahit 😦 Kemampuan menganalisa sangatlah penting bagi seorang seniman atau desainer karena sebuah karya pasti akan berangkat dari ketelitian menganalisa  permasalahan yang perlu diatasi, dan dijawab melalui cara-cara yang kreatif dan estetis.

  1. Teknis/ Wawasan Menggambar

Di sini, kamu diminta untuk menggambar senyata mungkin. Nyata dalam konteks menggambar suasana bukanlah seperti yang kamu bayangkan dengan detail-detail hyper-realistic sampai ke serat pakaian atau pori-pori kulit. Tapi nyata di sini adalah bagaimana proporsi manusia, perspektif ruang, material dan tekstur benda, pencahayaan, semua representatif sesuai dengan bagaimana kita melihat adegan tersebut di kehidupan nyata. Ingat, gambar yang kita buat harus bersifat informatif sehingga yang menilai gambar kita tidak perlu lagi bertanya-tanya lagi melihat informasi yang disampaikan melalui gambar kita. Maka dari itu, bagi kamu yang lebih terbiasa menggambar dengan gaya manga, ada baiknya khusus untuk gambar suasana ini kamu memakai style yang lebih realis. Menggambar dengan gaya manga boleh-boleh saja selama disesuaikan dengan proporsi dan anatomi yang mengikuti kaidah-kaidah menggambar realis.   Gaya manga adalah teknik lanjutan atau modifkasi dari menggambar realis. Kamu harus bisa menguasai teknik realis terlebih dulu sebelum diabstraksikan menjadi gambar manga.

Apabila kamu merasa sudah menguasai aspek-aspek diatas, ada baiknya kamu coba mengukur kemampuan kamu seperti mengikuti event-event try out. Berdasarkan pengalaman orang-orang kebanyakan, ujian di tempat rasanya selalu melegakan bagi peserta-peserta yang sudah cukup sering berlatih menggambar suasana, di tempat les ataupun latihan secara mandiri, karena sebagian besar peserta ujian keterampilan di sekitarnya belum terbiasa menggambar suasana. Alhasil bidang kertas gambar suasana yang mereka kerjakan biasanya dicap “putih” karena bidang gambar  tidak terisi  dengan penuh. Berbeda dengan yang terbiasa menggambar suasana, biasanya gambar terlihat  hitam, gelap, dan penuh karena selalu dididik untuk menciptakan karya yang outstanding dengan garis pensil yang tegas dan tebal, dan pengisian bidang gambar yang lebih strategis. Namun, bagi yang gambarnya lebih gelap jangan tenang dulu, karena peserta yang mengikuti ujian  mencapai ribuan seindonesia! Dan yang kamu lihat di kiri kanan hanyalah sebagian kecil dr keseluruhan peserta.

Mengikuti kelas persiapan di Bimbel gambar seperti Bintang Merah menjadi salah satu solusi terbaik untuk mempersiapkan diri karena selain persiapan kamu didampingi oleh para mentor, mengikuti tahapan-tahapan belajar yang terarah, kamu juga memiliki teman-teman berdiskusi yang berkembang secara bersama-sama, sekaligus pesaing-pesaing bebuyutan kamu dr awal kamu masih “kurang” hingga ujian keterampilan gelombang terakhir sebelum kamu dinyatakan berhasil ataupun gagal. Hal ini membuat kamu lebih kuat lagi, lebih jago lagi, dan lebih siap lagi karena kamu sudah berusaha belajar dengan cara yang jauh lebih optimal.

Mengapa Kita Butuh Berkreativitas?

Bagi kalian yang akan mengikuti Ujian Saringan Masuk Perguruan Tinggi Fakultas Seni Rupa dan Desain, pasti lagi sering-seringnya mendengar istilah kreativitas, karena kreativitas menjadi salah satu aspek penilaian dalam ujian keterampilan khususnya gambar suasana. Selain kalian calon-calon akademisi seni rupa dan desain, pasti juga sering mendengar istilah ini di mana-mana. Seperti di seminar, event workshop mengenai art & craft /design, entrepreneurship,digital media marketing, tulisan-tulisan dan tema branding dari usaha coffee shop, coworking space yang sedang menjamur di mana-mana, dan lain-lain. Pertanyaannya, kenapa kreativitas menjadi suatu hal yang penting?

Seperti yang kita ketahui, kreativitas selalu berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menciptakan ide-ide baru sehingga ide tersebut dapat menghasilkan satu konsep, solusi, kreasi, ataupun kombinasi dari ketiga hal tersebut. Disadari atau tidak, sehari-hari kita akan selalu bersinggungan dengan kreativitas karena di saat keadaan membutuhkan solusi, di situ kita mencoba untuk mencari penyelesaian yang dapat diwujudkan melalui kreativitas. Namun permasalahannya, apakah kita sadar bahwa kita sedang melakukan sesuatu yang kreatif? Dan pertanyaannya pun jadi bertambah, kenapa kita harus sadar bahwa kita sedang melakukan akitivitas kreatif?

Kesadaran kita dalam melakukan proses kreasi memiliki manfaat yang luar biasa.

Psikolog Mihalyi Czikszentmihalyi mengatakan bahwa kemampuan manusia untuk menikmati eksplorasi kreatif menurut biologi evolusi telah membantu kita untuk bertahan hidup dan berkembang. Selain itu eksplorasi kreatif juga bersifat meremajakan, memungkinkan manusia untuk mengatur diri sendiri, merupakan satu bentuk relaksasi yang mengembalikan keseimbangan emosional dan meningkatkan rasa sehat dan rasa berkecukupan. 

Setiap karya yang kita ciptakan akan menghasilkan sebuah kesadaran baru mengenai progress yang telah kita capai. Hal ini menguntungkan diri kita karena melalui berkarya dan berprogress, kita akan mendapatkan kepercayaan diri. Semakin kita mendalami skill dan pemikiran-pemikiran yang dituangkan ke dalam karya, kita semakin merasa tertantang untuk menciptakan hal yang lebih lagi, lebih lagi, dan lebih lagi. Dalam logika desain, desain adalah satu bentuk kreasi yang tidak hanya berhubungan dengan bagaimana menambah nilai estetik dalam sebuah objek tertentu seperti media berkomunikasi, interior ruangan, produk, fashion, dan lain sebagainya. Desain juga mengoptimalkan nilai kegunaan dari objek-objek yang telah disebutkan sebelumnya sehingga dapat mempermudah pekerjaan atau meningkatkan kenyamanan hidup manusia. Seni, tidak hanya bagaimana kita dapat membuat sesuatu yang indah dan enak dipandang, tapi juga karya tersebut akan berdialog dengan senimannya, berdialog dengan audiensnya sehingga secara bawah sadar dapat menciptakan solusi-solusi tertentu yang bergerak secara bawah sadar. Semakin kita berkreativitas, semakin besar skala permasalahan yang dapat teratasi tak terkecuali permasalahan diri kita sendiri, permasalahan orang-orang di sekitar kita, ataupun permasalahan berskala dunia 🙂 Masih ragu untuk menyisakan waktumu untuk berkreativitas?