Ujian Keterampilan Masuk Fakultas Seni Rupa dan desain 2019

Mengenal ujian keterampilan PTN dan PTS di indonesia

Suasana latihan Ujian Keterampilan menggambar di Bintang Merah untuk persiapan Ujian Keterampilan SNMPTN dan SBMPTN
Suasana latihan Ujian Keterampilan menggambar di Bintang Merah

 

Seperti yang sudah kita tahu bahwa bagi siswa – siswi sekolah menengah atas ( SMA ) yang ingin melanjutkan ke jenjang kuliah dan berminat untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Senirupa dan Desain harus melalui ujian KETERAMPILAN. Seluruh sistem yang sah ( diakui institute atau Universitas ) baik dari jalur SNMPTN Maupun SBMPTN diwajibkan untuk melalui seleksi ujian keterampilan tersebut, Begitupun melaui jalur Mandiri PTN dan PTS yang memiliki Fakultas Seni Rupa dan Desain seperti di Institut Teknologi Bandung atau Universitas Telkom. Sistem penerimaan Untuk setiap Kampus pun berbeda – beda namun semua memiliki pola yang mirip dilihat dari apa saja yang diujikan begitupun dengan SNMPTN dan juga SBMPTN, walaupun setiap tahunnya ada saja perubahan baik yang kecil maupun perubahan yang cukup mencolok seperti pada tahun 2019 ini. Berikut adalah jalur-jalur masuk Universitas yang terdapat ujian keterampilan pada tahun 2019.

 

Jalur SNMPTN 2019

Pada tahun 2019 jalur SNMPTN tidak terdapat perubahan yang besar dan masih serupa dengan tahun – tahun sebelumnya. SNMPTN masih menggunakan system nilai ( undangan dari sekolah ) yang mana hanya siswa/siswi dengan nilai sekolah yang mencukupi saja yang mendapatkan undangan tersebut ( sistem berbeda di setiap sekolah ). Kemudian bagi siswa/siswi yang mendapat undangan harus mengerjakan ujian keterampilan berupa sistem PORTOFOLIO yang harus di UPLOAD secara ONLINE. Di tahun 2019 ini portofolio terdiri dari 3 soal yaitu :

 

1. Gambar suasana atau gambar narasi

Peserta diperintahkan untuk menggambar Suasana dengan soal narasi yang sudah diberikan oleh SNMPTN. Untuk menjawabnya peserta harus menggambar di sebuah kertas secara manual ( gambar manual ) dan berkreasi melalui soal yang diberikan.

 

2. Gambar Still-life

Gambar Still-life adalah menggambar benda secara realis dengan mengatur komposisinya. Dalam SNMPTN 2019 peserta diberikan soal gambar still-life dengan benda-benda yang telah ditentukan di soal tersebut

 

3. Karya bebas

Peserta digharuskan Melampirkan foto karya bebas yang pernah dibuat atau yang akan dibuat. Karya bisa berupa apapun asalkan masih berhubungan dengan karya Seni rupa atau karya desain contohnya menggambar desain sebuah logo seperti pekerjaan Program Studi Desain Komunikasi Visual ( DKV )

Kemudian semua karya diupload dengan template yang sudah disediakan oleh SNMPTN

 

 

Jalur SBMPTN 2019

Dalam ujian SBMPTN 2019 untuk FSRD terdiri dari 2 tes yaitu UTBK ( ujian tertulis barbasis komputer ) dan Ujian keterampilan. Kemudian dilanjutkan dengan Ujian keterampilannnya, namun ada yang berbeda di ujian keterampilan SBMPTN 2019 kali ini. Pada pelaksanaan ujian keterampilan SMBPTN tahun lalu peserta diharuskan melakukan ujian langsung di tempat ujian dan beri waktu 90 menit untuk gampar suasana atau narasi kemudian dilanjutkan psikotes berwarna diberi waktu 60 menit. Namun pada pelaksanaan ujian keterampilan SBMPTN 2019 sistem yang diterapkan berubah menjadi sistem PORTOFOLIO yang menyerupai sistem portofolio SNMPTN dengan hanya membedakan soalnya saja. Ditahun ini juga SBMPTN juga dapat diikuti oleh siswa /siswi SMK dan para calon peserta yang sudah lulus SMA pada tahun sebelumnya.

 

 

Jalur MANDIRI

Banyak yang belum mengerti apa sebenarnya jalur mandiri itu, pada dasarnya yang dimaksud dengan jalur mandiri adalah jalur masuk yang diselenggarakan secara independen atau ujian yang diselenggarakan oleh kampus itu sendiri contohnya SIMAK Universitas Indonesia dan lain sebagainya. Berbeda dengan SNMPTN dan SBMPTN adalah ujian Negara yang fokuskan untuk peserta yang ingin masuk ke perguruan tinggi Negeri , ujian mandiri lebih bervariatif. Berikut adalah beberpa kampus favorit FSRD yang mengadakan ujian mandiri :

 

1. Mandiri ITB ( Institut teknologi bandung )

Menarik untuk disimak karena ITB baru mengadakan lagi Ujian mandiri dan Ujian keterampilan di tahun 2019 setelah hampir 10 tahun hanya bergantung pada SNMPTN dan SBMPTN saja atau dengan kata lain tidak mengadakan ujian mandiri. Sistem yang digunakan ITB untuk ujian mandirinya di tahun 2019 mesih serupa dengan ujian SBMPTN tahun – tahun sebelumnya dimana  peserta wajib untuk datang ke lokasi ujian dan diberikan soal. Pada tahun 2019 ini soal yang digunakan adalah soal narasi atau gambar suasana dan juga psikotes mewarnai. Menariknya ujian keterampilan kali ini diadakan di kampus baru ITB yang terletak di Jatinangor ( +- 1,5 jam dari Bandung )

 

2. Mandiri ISI Jogja ( Institut Seni Indonesia )

ISI jogja juga merupakan PTN favorit untuk Fakultas Seni Rupa dan Desain. Ditahun 2019 ini juga ISI jogja juga mengadakan Ujian Mandiri di kampusnya. Sistem ujian yang diadakan ISI juga serupa dengan SBMPTN tahun – tahun sebelumnya atau ujian mandiri ITB, hanya memiliki perbedaan di waktu dan format gambarnya saja.

 

3. UNS Solo

UNS solo memilki fakultas senirupa dan desain yang didalamnya terdapat jurusan DKV ( Desain Komunikasi Visual ), Kriya, dan Seni Rupa Murni. namanya mulai melambung dan menjadi salah satu incaran para siswa/siswi SMA yang ingin melanjutkan kuliah jurusan Desain. Seperti tahun 2018 kemarin UNS juga mengadakan Ujian mandiri di tahun 2019 ini. Sistem yang diterapkan juga serupa dengan ISI dan ITB yaitu menggambar suasana atau gambar Narasi.

 

Dan masih banyak lagi Universitas yang mengadakan ujian mandiri baik PTN ataupun PTS lainnya. Dari masing-masing Universitas atau Institut di Indonesia memiliki kriteria dan kuota penerimaan yang berbeda beda, seperti di ITB pada tahun 2019 ini menerima 40% dari jalur SNMPTN, 30% dari jalur SBMPTN, dan juga 30% dari jalur Mandiri ITB. dan kebanyakan perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki Fakultas senirupa dan desain mengharuskan pesertanya untuk melalui ujian Keterampilan baik Perguruan tinggi Negeri maupun Swasta.

 

source:

@bintang.merah

Siap Menghadapi Tes Gambar PMDK UNPAR?

Kelas Portofolio Arsitektur

Sudah terima soal gambar untuk Tes PMDK UNPAR? Gimana menurut kamu soalnya? Sulit? Sulit atau mudah itu relatif tergantung seberapa terbiasa kamu dalam mengolah gambar. Dalam tes gambar arsitektur, faktor paling penting yang menentukan berhasil atau tidaknya kamu dalam ujian tersebut adalah apakah kamu bisa mempresentasikan kecerdasan spasial kamu melalui media menggambar. Apa itu kecerdasan spasial?

Kecerdasan spasial biasa disebut juga sebagai kecerdasan visual-spasial, yaitu kemampuan untuk memahami, memproses, dan berpikir dalam bentuk visual dan menerjemahkannya. Seseorang yang memiliki kemampuan ini bahkan mampu menerjemahkan bentuk gambaran dalam pikirannya sendiri baik dalam bentuk dua ataupun tiga dimensi.

Jika ada seorang anak yang memiliki kemampuan visual-spasial maka ia akan terlihat cepat tanggap dan mudah melakukan berbagai kegiatan rumit.  Dulu banyak orang merasa bahwa kemampuan itu hanya bisa dimiliki mereka yang beruntung. Faktanya dengan ilmu psikologi, metode belajarpun bisa menumbuhkan kecerdasan ini. Kecerdasan visual-spasial termasuk kedalam aspek kognisi dari seseorang.Kecerdasan ini merupakan konsep yang dianggap abstrak yang sering melibatkan hal rumit dan manipulasi serta rotasi pada mental. Kecerdasan ini memerlukan pemahaman akan matematika, orientasi arah, logika, geometris dan juga menghubungkan antara konsep spasial dengan angka serta kemampuan mentransformasi sebuah informasi yang diterima otak menjadi bayangan atau hal yang dapat tergambarkan. Hal ini tentu tidak mudah, mengingat hal layaknya penerjemahan bentuk dan ruang membutuhkan imajinasi tinggi dan daya talar luar biasa.

Karakteristik seseorang yang memiliki kecerdasan spasial di antaranya:

1. Cenderung senang membaca, karena mereka yang memiliki kecerdasan tersebut menikmati proses menerjemahkan sebuah alur dalam imajinasi mereka sendiri.

2. Senang memperhatikan hal yang berbentuk visual seperti gambar, lukisan, foto, grafik berbentuk 2d atau 3d dan menafsirkan hal tersirat pada objek tersebut.

3.  Memiliki rasa penasaran yang tinggi akan hal-hal yang menantang.

4. Mampu menganalisa sesuatu berdasarkan pola dari sebuah objek ataupun peristiwa tertentu.

5. Memiliki kecenderungan suka menggambarkan hal-hal yang berada pada imajinasi mereka melalui media gambar atau media apapun.

Kamu memiliki ciri-ciri di atas? Kalau kamu punya ciri-ciri tersebut, bagus! Sisanya kamu tinggal berlatih terus dalam mengolah gambar yang ada pada soal yang telah diberikan. Bagi kamu yang belum terbiasa menggambar melalui teknik konstruktif atau belum memiliki kecerdasan ini, faktanya kecerdasan spasial bisa ditumbuhkan dalam diri manusia. Sebagai bocoran, teknik yang perlu kamu kuasai untuk menghadirkan gambar yang diminta soal adalah teknik menggambar perspektif, material dan pencahayaan, logika anatomi manusia untuk menentukan ukuran satu objek dan objek lainnya, dan lain-lain. Selain itu, kamu juga ditantang agar dapat menyelesaikan dua soal gambar dalam waktu 90 menit. Hal tersebut harus dibiasakan dari sekarang apabila kamu belum terbiasa menggambar menggunakan management waktu.

Bintang Merah siap membantu kesiapan kamu dalam mengikuti tes PMDK UNPAR. Kami membuka pendaftaran Kelas Portofolio Arsitektur! Disini, kamu kamu bisa  mendapatkan materi-materi gambar konstruktif arsitektur meliputi teknik perspektif, pencahayaan, material objek, strategi dalam menggambar komposisi dan suasana dalam waktu 90 menit, dan juga memecahkan soal bersama-sama dengan pengajar dan peserta lainnya. Siapkan dirimu dari sekarang!
KELAS SANGAT TERBATAS. Kelas dimulai 11 September 2017- 25 September 2017. Senin-Jumat 17.00-20.00

untuk info lebih lanjut, hubungi 021-79194903