25 Mei 2017 lalu, Bintang Merah mengadakan event berkarya secara kolaboratif di Bandung. Event ini diikuti oleh sebagian peserta didik Bintang Merah, bagi mereka yang ingin mengisi waktu untuk berkreativitas selama liburan pasca SBMPTN. Walaupun Bintang Merah pada dasarnya adalah bimbel gambar atau les gambar, namun yang paling terpenting dari segala aktivitas yang diselenggarakan oleh Bintang Merah adalah mengenai kreativitas. Dan tebukti pada event kali ini, para peserta didik Bintang Merah memiliki kreativitas yang luar biasa, tidak terbatas pada media menggambar.
Slideshow ini membutuhkan JavaScript.
Karya yang digarap pertama adalah short form video comedy. Short form video adalah sebuah kategori dalam videografi, di mana video tersebut tidak lebih dari 10 menit namun sudah dapat mengantarkan pesan kepada audiens secara singkat dan padat. Kali ini, Bintang Merah menantang para peserta untuk mengangkat tema komedi sehari-hari ke media short form video. Banyaknya becandaan, lawakan, guyonan di kelas selama Kegiatan Belajar dan Mengajar Bintang Merah akan sangat menarik apabila dirangkum dan dikompilasikan sedemikian rupa ke dalam bentuk video yang dapat dishare ke media sosial. Mereka memiliki kebebasan untuk memilih dan menentukan ide yang ingin digarap. Seperti apa videonya? Kamu bisa check di akun instagram dan Youtube Bintang Merah 🙂
Karena penggarapan video memerlukan pencahayaan dari matahari, ketika matahari mulai tenggelam, project yang digarap pindah ke video projection mapping yang memang memerlukan cahaya seminim mungkin atau gelap sama sekali. Apa itu video projection mapping? Video projection mapping atau biasa disingkat video mapping, adalah merubah objek tertentu yang memiliki bentuk 3d, menjadi permukaan untuk proyeksi video. Objek yang dijadikan bidang proyeksi biasanya berupa fasad gedung/bangunan, benda-benda indoor, atau panggung teatrikal. Dengan menggunakan software khusus, video yang terproyeksikan ke bidang atau objek tersebut dapat menimbulkan efek tertentu seperti ilusi gerak pada benda yang sebenarnya statis, atau ilusi optik ruang pada objek yang diproyeksikan.
Walaupun peserta yang ikut berpartisipasi tergolong sedikit, dua hari itu tetap terasa sangat berkesan. Intensitas ketawa-ketiwi dari siang-sore-malam-pagi- hingga siang lagi, dan kurangnya durasi tidur untuk mengejar deadline karya tidak membuat peserta merasa jenuh. Semoga event Bintang Art Project dapat menyulut semangat berkreativitas para peserta, dan dapat terus menginspirasikan diri mereka untuk terus bereksplorasi dalam berkarya.
Menyukai ini:
Suka Memuat...