Try Out Portofolio Online Bintang Merah Gambar Suasana dan Gambar Komposisi / Still Life 2021 (Pembahasan)

Bagi kamu yang berminat untuk kuliah di Fakultas Seni Rupa Desain dan Kriya dan berminat di jurusan Desain Komunikasi Visual/DKV, Desain Produk, Desain Interior, Kriya, atau Seni Murni kamu harus memahami betul Portofolio Seni Rupa Desain Kriya yang biasanya di jadikan syarat wajib untuk SNMPTN/SBMPTN. Seperti apa sih Portofolionya itu? Bagaimana ketentuannya? Bagaimana penilaiannya?

Di 3 video pembahasan berikut, kamu akan banyak mendapatkan insight tentang hal itu semua. Jangan kira skill gambar adalah segala-galanya karena kamu juga membutuhkan kreativitas, kecermatan/ketelitian membaca soal, dan tau di mana karya kalian itu sudah selesai.

Yuk disimak dan jangan lupa untuk dilike, subscribe, dan share ya Young Creatives!

Pembahasan Try Out Online Bintang Merah Part 1: Persiapan Portofolio SNMPTN SBMPTN

Pembahasan Try Out Online Bintang Merah Part 2: Gambar Suasana
Pembahasan Try Out Online Bintang Merah Part 2: Gambar Komposisi (Still Life)

Buat Kamu yang Ingin Masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain: apa sih DKV itu?

Sudah masuk tahun ajaran baru nih guys! Meskipun masih belajar di rumah, pastinya masih semangat kan! Bagi kalian para young creatives yang ingin masuk kuliah jurusan desain ataupun siapapun yang mau tau lebih dalam tentang seni rupa dan desain, kamu perlu tahu  loh, biar nanti gak salah memilih jurusan. Yuk, kita simak penjelasan kali ini tentang DKV atau desain komunikasi visual!

Diambil dari website usm ITB, Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah cabang ilmu desain yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media dengan memanfaatkan elemen-elemen visual ataupun rupa untuk menyampaikan pesan untuk tujuan tertentu (tujuan informasi ataupun tujuan persuasi yaitu mempengaruhi perilaku). Seorang sarjana DKV harus pintar mengolah pesan tersebut secara efektif, informatif dan komunikatif. Semacam mengkomunikasikan sesuatu melalui bahasa visual atau gambar, lah. Banner-banner parpol pinggir jalan? Undangan kawinan temen? (apa mantan, lol) Sampai ke tampilan Bumble yang sering temen-temen mainkan? Itu semua masuk ke dalam area desain komunikasi visual.

NYMagCraigKarl

Craig and Karl, illustrator ikonik era sekarang

Apa sih bedanya desain grafis (DKV) dan seni grafis?

Meskipun mempelajari media yang sama, yaitu media cetak atau dua dimensi, seni grafis dan dkv memiliki sedikit perbedaan. Seni grafis merupakan kategori dari seni murni dimana di dalamnya mempelajari tentang proses membuat karya, yang merupakan ekspresi dari karya si seniman, sedangkan di DKV, para mahasiswa mempelajari konsep dengan maksud-tujuan dan ditujukan untuk target consumer.

Di dalam program studi dkv sendiri nantinya akan dijuruskan ke area yang lebih spesifik atau subprodi loh, beberapa diantaranya seperti Komunikasi Visual Periklanan yang lebih menekankan mahasiswa untuk terjun di bidang periklanan dan creative campaign, kemudian Desain Grafis yang mempelajari segala hal yang menyangkut visual dan yang ngetop pastinya Multimedia, seputar 3d animation dan motion graphic. Kalau kalian anaknya Studio Gibhli banget, ya pastinya mau masuk ke subprodi multimedia.

 

person writing on white paper
Photo by Fabian Wiktor on Pexels.com

Screen Shot 2020-08-05 at 2.38.01 PM

(Beberapa penerapan dari ilmu desain komunikasi visual; gambar pertama: Craig and Karl untuk sampul New York Times; Bawah: Naya Studio (@naya.studio) untuk Bank Indonesia)

Untuk profesi nya sendiri, lulusan-lulusan dkv merupakan salah satu jurusan dari seni rupa dan desain yang paling banyak ragam profesinya, seperti web designer, UI/UX design atau desain apps, desainer motion graphic atau animator, illustrator, apa lagi ya, masih banyak banget loh! Menurut kakak-kakak alumni di binmer sih, dkv masih merupakan profesi yang bisa masuk ke semua sektor industri. Gimana, young creatives makin tertarik kan untuk masuk ke desain komunikasi visual? Oiya, di blog bintang merah selanjutnya kita akan banyak bahas soal profesi-profesi ngetop di desain dan masih banyak lagi.

Contoh Gambar Suasana / Gambar Narasi, Gambar Komposisi Portofolio SBMPTN, SNMPTN!

UUjian Saringan Masuk mahasiswa Seni Rupa dan Desain yang meliputi jurusan DKV, Desain Interior, Desain Produk, Kriya, maupun Seni Murni dari tahun ke tahun selalu menjadikan portofolio sebagai syarat keikutsertaan seleksi dan ujian keterampilan khusus untuk Ujian Mandiri. Portofolio biasanya meliputi gambar narasi / gambar suasana, gambar komposisi / still life, dan karya pilihan / karya bebas. Seperti apa sih portofolio yang telah disebutkan di atas? Yuk diintip karya-karya Portofolio dari Bintang Merah!

Gambar Suasana / Gambar Narasi

Devi, Bintang Merah Portofolio Gambar Suasana / Gambar Narasi 2020

Contoh Portofolio Gambar Suasana / Gambar Narasi 2020
Audrey, Bintang Merah Portofolio SBMPTN 2020

Gambar Suasana Permainan Tradisional SBMPTN 2020
Ghozy, Bintang Merah Portofolio SBMPTN 2020

Aisha, Bintang Merah Portofolio SBMPTN 2020

Contoh Portofolio Gambar Suasana / Gambar Narasi 2020
Djalu, Bintang Merah Portofolio SBMPTN 2019

Bilal, Bintang Merah Portofolio SBMPTN 2020

 

Gambar Komposisi / Gambar Still Life

 

Contoh Portofolio Gambar Komposisi / Gambar Still Life 2020
Aisha, Bintang Merah Portofolio Gambar Komposisi / Gambar Still Life 2020

Contoh Portofolio Gambar Komposisi / Gambar Still Life 2019
Artamella, Bintang Merah Portofolio Gambar Suasana/ Gambar Narasi 2020

Contoh Portofolio Gambar Komposisi / Gambar Still Life 2020
Fauzan, Bintang Merah Portofolio Gambar Suasana/ Gambar Narasi 2020

Contoh Portofolio Gambar Komposisi / Gambar Still Life 2020
Devi, Bintang Merah Portofolio Gambar Suasana/ Gambar Narasi 2020

Contoh Portofolio Gambar Komposisi / Gambar Still Life 2020
Bilal, Bintang Merah Portofolio Gambar komposisi/ Gambar Still Life 2020

Contoh Portofolio Gambar Komposisi / Gambar Still Life 2019
Ratih, Bintang Merah Portofolio Gambar Suasana/ Gambar Narasi 2020

 

Karya Pilihan / Karya Bebas

 

Contoh Portofolio Karya Pilihan / Karya Bebas 2020
Aisha, Bintang Merah Portofolio Karya Pilihan / Karya Bebas 2020

devi 3
Devi, Bintang Merah Portofolio Karya Pilihan / Karya Bebas 2020

 

Mudah-mudahan artikel Bintang Merah kali ini menambah insight baru buat pengetahuan kamu soal Portofolio FSRD ya Young Creatives! Untuk info lebih banyak, kamu bisa follow Instagram Bintang Merah di instagram.com/bintang.merah atau langsung ke website www.bintangmerah.web.id untuk info pendaftaran!

 

Stay Creative!

 

Prediksi Portofolio Seni Rupa Pengganti Ujian Keterampilan (SBMPTN)

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPTN) meniadakan tes keterampilan pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.  Pendaftar diminta menyiapkan portofolio, terkait prestasi maupun penghargaan yang pernah diraih dan sesuai dengan bidang yang diminati. Nah looooh!?

Penghapusan tes keterampilan merupakan bagian dari kebijakan baru yang diterapkan pada seleksi masuk PTN 2019.  “Ada kebijakan baru yang berbeda. Tahun ini kami tidak menyelenggarakan ujian keterampilan,” kata Ketua LTMPTN, Ravik Karsidi di Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018.

Pasti banyak yang bertanya-tanya tentang “seperti apa sih portofolio seni rupa yang diminta SBMPTN?” hal ini di luar kebiasaan dari tahun sebelumnya yang menggunakan sistem ujian keterampilan.

Portofolio dalam pendidikan adalah bagian dari usaha dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi yang ditentukan dalam kurikulum. Dalam hal seni rupa, portofolio merupakan kumpulan karya terbaik.

Sebagai contoh, dari pelaksanaan SNMPTN beberapa tahun ke belakang, peserta SNMPTN yang ingin kuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain harus menyertakan portofolio.

Portofolio yang diminta biasanya berdasarkan ketentuan yang diberikan oleh Panitia SNMPTN, bisa berupa gambar suasana dengan berbagai format, misalnya dengan warna ataupun hitam putih. Dan bisa juga ditambah dengan menggambar komposisi objek, still life, atau gambar figur-figur tertentu seperti makhluk hidup. Seperti contoh sebelum-sebelumnya juga, bisa saja peserta diminta untuk submit karya selain dengan media drawing seperti karya 3d (patung, keramik) atau lainnya. Kamu juga harus mempersiapkan tanskrip prestasi, penghargaan-penghargaan, sertifikat, dan lainnya yang pernah kamu dapatkan sesuai progress studi sejauh ini.

Gambar Suasana Portofolio Senirupa SNMPTN 2017-2018
Karen Yunika, peserta didik Bintang Merah yang sudah diterima di FSRD ITB, “Portofolio Gambar Suasana SNMPTN”, 2018

Portofolio SNMPTN 2017-2018
Rabiatul Hasanah (Hanna), peserta didik Bintang Merah yang sudah diterima di FSRD UNS, “Portofolio Gambar Komposisi SNMPTN”, 2018

Portofolio biasanya disubmit melalui bentuk softcopy (hasil scan atau foto) yang dilegalisir oleh sekolah. Data disubmit pada masa pendaftaran yang biasanya memiliki durasi 2 minggu (dari hari pertama dikeluarkannya ketentuan pendaftaran & pengerjaan porto.)

Akan seperti apa ketentuan Portofolio di SNMPTN dan SBMPTN 2019? Semuanya dirahasiakan oleh panitia penyelenggara! Mau bagaimana pun ketentuannya, kamu harus tetap mempersiapkan skill berkarya dan kreativitas kamu dari basic hingga strategi pengerjaannya.

Kabar gembira, mulai Januari 2019, Bintang Merah akan lebih banyak menyelengarakan program yang lebih dikhususkan lagi untuk persiapan portofolio.

Share ke teman-teman kamu apabila info ini bermanfaat ya guys! 🙂

Suasana Kelas Bintang Merah
Suasana Kelas Bintang Merah

FSRD 101: Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui mengenai Pilihan Jurusan di Fakultas Seni Rupa dan Desain

Kamu suka gambar dan mau kuliah di jurusan seni rupa dan desain? Ayo simak program-program studi apa aja yang ada di Fakultas Seni Rupa dan Desain!

Seni Murnism

Istilah seni murni, mengacu kepada praktek seni rupa yang utamanya terdapat pada nilai-nilai estetik, ekspresi, dan keindahannya, daripada nilai-nilai fungsinya. Apabila ditelisik lebih jauh, akar dari seni murni terdapat pada menggambar , melukis, cetak-mencetak, dan patung. Cakupan seni murni secara konstan meluas, seiring perkembangan teknologi dan perkembangan artistik. Media-media yang digunakan pada praktek seni murni tidak terbatas pada media konvensional yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi juga meluas ke media baru seperti film, fotografi, videografi, animasi, seni konseptual, dan lain sebagainya.

 

Perkembangan seni murni secara media dan konsep menyebabkan semakin sulitnya mendefinisikan arti tetap dari seni itu sendiri. Pada intinya, Seni murni berbeda dengan seni terapan dan kriya/ seni kerajinan yang lebih memiliki nilai fungsional di kehidupan sehari-hari.

 

Desain Interior

di

Desain interior adalah teknik, atau praktik merancang, dan mengeksekusi interior arsitektural dan perabotannya. Berbeda dengan arsitektur interior yang mana berada di antara seni dan sains, dengan memperhatikan semua unsur fisik dari bangunan, desain interior lebih menaruh perhatian kepada semua unsur perencanaan ruang interior dalam bangunannya. Walaupun berbeda, arsitek dan desainer interior sama-sama melakukan penataan ruang untuk mengatasi permasalahan ruang dari si pemilik bangunan. Berbeda juga dengan dekorator interior, yang mana mereka mendekorasikan perabotan dan menghiasi ruang dengan barang-barang yang indah, desain interior harus dapat lebih memahami perilaku manusia dan inter-relasinya dengan bangunan sehingga dapat meningkatkan nilai fungsi dari ruang bangunan tersebut. Desainer interior dapat menghias atau mendekor ruangan, sedangkan dekorator tidak melakukan aktivitas mendesain tata ruang.

 

Desain Komunikasi Visual

dkv

DKV, atau sebelumnya lebih sering disebut sebagai desain grafis merupakan turunan dari komunikasi visual dan desain komunikasi. Desainer grafis membuat dan mengkombinasikan simbol, gambar, dan tulisan untuk membuat representasi visual dari ide dan pesan tertentu. Desainer grafis menggunakan teknik tipografi, seni rupa, tata letak halaman (page layout), dan lain sebagainya untuk membuat komposisi visual. Biasanya, desain komunikasi visual digunakan untuk desain korporasi (seperti logo dan branding), desain editorial (seperti majalah, koran, dan buku), denah, periklanan, animasi, video, desain web, desain komunikasi, desain kemasan produk, dan sistem penunjuk.

 

Desain komunikasi harus dapat membuat pesan yang disampaikan menarik bagi orang yang membaca, menginspirasi, membuat orang menginginkannya, memotivasi, dan merespon pesan yang disampaikan.

 

Desain Produk

dp

Desain produk mempelajari pembuatan produk bagi kebutuhan manusia secara inovatif agar nyaman ketika digunakan, indah dipandang, dan memiliki nilai ekonomis.  Bidang keilmuan yang terdapat di desain produk meliputi desain produk peralatan & produk konsumen, desain sarana/perkakas lingkungan, desain alat transportasi, desain elektronik, dan desain kerajinan. Desain produk mempelajari  fungsi dan bentuk dan interkoneksi antara produk, pengguna, dan lingkungannya.

Cakupan objek yang didesain agak kecil, tidak sebesar bangunan-bangunan atau desain lingkungan. Desainer produk juga biasanya tidak menggarap hal-hal yang bersifat mekanik seperti permesinan dan sirkuit elektrik, tetapi desainer produk  dapat berpengaruh pada aspek teknikal dari desain bentuk dan keterkaitannya dengan nilai guna. Mereka bekerja dengan para teknisi yang merancang aspek teknikal, merealisasikan fungsionalitas dan manufakturabilitas, dan juga bekerja dengan para ahli pemasaran untuk mengidentifikasi kebutuhan dan ekspektasi pasar.

 

Kriya

kriya

Karya seni kriya identik dengan seni kerajinan, terlihat dari cara pembuatannya  dengan menggunakan tangan (hand made). dan memperhatikan segi fungsional (kebutuhan fisik) dan keindahan (kebutuhan emosional). Hasil karya kriya diutamakan mengandung nilai keunikan konseptual, tema, imajinatif, emosional dan inderawi (visual, tactile, olfactory). Kriya juga merupakan metoda berkarya sekaligus mendesain produk yang mengutamakan nilai kualitas estetika, fungsional, keunikan, tema, makna dan pesan filosofis. Dapat dibilang bahwa kriya merupakan irisan atau memiliki posisi di tengah-tengah antara desain dan seni, di mana objek yang dihasilkan mengedepankan nilai estetik, makna, pesan filosofis, tetapi juga memiliki nilai fungsional seperti halnya objek desain. Seni Kriya telah ada sejak zaman Prasejarah dilihat dari benda-benda temuan sejak zaman Batu Muda (Neolitikum) yang mana manusia sudah mulai tinggal menetap dan menggunakan tembikar tanah liat yang digunakan sebagai wadah. Di periode selanjutnya, seni kriya berkembang baik dalam aspek fungsi, peningkatan kualitas bahan, bentuk dan corak hiasannya. Awalnya benda tersebut berbentuk sederhana, dalam perkembangannya menjadi bentuk macam-macam dan rumit yang disertai hiasan yang membuat banyak variasi dan detailnya. Berdasarkan bahan yang digunakan, kriya berkembang dan dikategorikan menjadi kriya kayu, kriya tekstil (fashion), kriya keramik, kriya logam, dan lain-lain.

 

Gimana teman kreatif? Sudah lebih tercerahkan soal pilihan jurusan-jurusan yang ada di Fakultas Seni Rupa dan Desain? Di dalam Fakultas Seni Rupa dan Desain tidak hanya berisi tentang menggambar, menggambar, dan menggambar seperti yang orang pikir kebanyakan, karena kalo kamu sudah berada di dalamnya dan mendapatkan jurusan yang kamu tekuni, kamu juga belajar mengenai sejarah, teori-teori dasar, metode berbisnis, pengelolaan karya, sosiologi yang mempelajari medan sosial bidang yang kamu tekuni, dan masih banyak lagi! Menarik yah 🙂 Sudah bukan jamannya lagi masa depan kamu diragukan karena pilihan kuliah di seni atau desain. Banyak orang yang meragukan anaknya “Kamu masuk seni rupa mau jadi apa?” Lihat aja disekitar kamu, benda apa yang tidak memiliki sentuhan seni dan desain? Berkuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain tidak hanya membentuk kamu sebagai seniman, pengrajin, atau desainer. Kamu juga bisa jadi sejarawan, kurator, kritikus, konsultan, art dealer, punya production house sendiri, sutradara, bahkan jadi pengusaha hebat!  Pilih dan kejar cita-citamu dari sekarang yah guys 🙂

 

Kelas Intensif Bintang Merah 2017 Telah Dibuka!

Kelas Intensif merupakan program yang dibuka menjelang SBMPTN untuk persiapan menghadapi ujian secara intensif dan fokus dalam  tes kemampuan menggambar, mengatur waktu, dan mempersiapkan diri rutin selama sebulan penuh dengan proses belajar yang integral dan spesifik dalam mencapai standar kualifikasi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB. Kelas Intensif meliputi mempelajari teknik menggambar basic dan strategi menghadapi ujian keterampilan secara akseleratif (sudah termasuk dengan Kelas Simulasi).

Lalu, apa yang membedakan kelas Intensif dengan kelas reguler? Kelas instensif dirancang untuk kamu-kamu yang hanya memiliki waktu lebih sedikit dibanding yang telah mengikuti kelas reguler dari awal. Dalam waktu kurang lebih sebulan, kamu dibimbing untuk dapat mengejar materi dari prinsip-prinsip dasar hingga kamu siap menghadapi ujian-ujian keterampilan yang ada pada ujian SBMPTN (bobot penilaian bisa mencapai 50% dari keseluruhan ujian tertulis dan keterampilan.  TPA memiliki bobot 15-25%, TKDU memiliki bobot 15%, dan tes bidang studi SOSHUM 10-20%).

Durasi pertemuan meliputi dua sessi (kurang lebih 4 jam) di setiap hari (kecuali hari minggu) meliputi pemberian materi, tugas latihan, dan review. Di dalam kelas intensif, kamu dituntut untuk lebih semangat dalam berkompetisi, karena SBMPTN adalah kompetisi yang sengit demi menempatkan posisi tertinggi  dalam meraih Perguruan Tinggi yang kamu idamkan. Setiap pertemuan akan diberikan penilaian, dilengkapi dengan raport di setiap minggunya yang nantinya dapat kamu analisis sendiri kelebihan dan kekurangan sehingga kamu menjadi lebih mengetahui  kemampuan apa saja yang harus kamu lebih pertajam. Kelas Intensif Bintang Merah 2017 akan dimulai pada tanggal 15 April. Buruan, kelas sangat terbatas (maks. 15 orang)!

Bocoran Mengenai Gambar Suasana!

Bagi kamu peminat jurusan Seni Rupa dan Desain, harus mengenali apa yang dinamakan dengan gambar suasana. Sebagai bocoran, kamu akan diberikan soal berupa paragraf naratif atau deskriptif, dan kamu diminta untuk menggambar adegan tersebut ke dalam kertas A3 dalam 90 menit. Bagi kamu yang belum tergabung ke dalam bimbingan belajar preparasi menghadapi Ujian Saringan Masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain atau disingkat FSRD, prepare yourself! Karena orang yang memiliki bakat di ilustrasi atau menggambar figuratif, sampai serealis-realisnya pun sampai keliahatan pori-pori, urat, butiran keringat, bulu hidung pun ketika diminta untuk menggambar suasana terkadang akan kewalahan karena belum terbiasa menggambar  adegan yang detail dari mulai ide cerita, figur-figur tokoh di dalamnya, mengatur komposisi, detail background, pengambilan sudut pandang,  dalam waktu yang sangat terbatas.

Gambar suasana, atau biasa disebut sebagai gambar ekspresi merupakan satu metode komprehensif untuk menilai banyak aspek kreatif para peserta seleksi. Penilaian akan meliputi beberapa poin diantaranya:

  1. Kreativitas

Aspek penilaian satu ini ditujukan untuk melihat kemampuan kamu dalam menciptakan ide-ide baru. Kamu ditantang untuk dapat mengembangkan soal  yang diberikan. Sebagai contoh , “Gambarkan suasana pasar di mana di sana terdapat aktivitas jual beli.” Ide pertama yang terlintas di kepala orang kebanyakan mungkin pasar tradisional di tempat terbuka, yang isinya pengunjung pasar yang sedang membayar barang belanjaan kepada penjual, dan penjual sedang berada di balik meja menerima uang atau memberikan barang yang dijajakan. Mereka sibuk masing-masing dengan aktivitas jual belinya.  Cara menjawab tersebut bisa dinilai sebagai “ide pertama” di mana hampir semua orang ketika mendengar kata pasar membayangkan adegan tersebut. Tidak ada sesuatu yang lebih dari sekedar menjawab kebutuhan soal. Namun, yang diminta adalah bagaimana kamu bisa berpikir lebih menggunakan ide ketiga, keempat, kelima, dan seterusnya. Pasar bisa saja berupa pasar swalayan yang modern, aktivitas jual beli dilakukan di kasir. Selain itu juga kamu bisa menampilkan pasar barang elektronik, pasar apung, dan masih banyak lagi. Walaupun kamu diminta untuk berpikir anti-mainstream, jangan push ide kamu terlalu jauh, karena bisa saja ide kamu melenceng dari apa yang diminta soal gambar suasana sehingga aspek-aspek yang diharapkan tampil di gambar tersebut tidak muncul.

Selain ide setting, kamu juga harus lebih bermain dengan  ide cerita. Di dalam soal tadi, menggambar aktivitas jual beli saja dirasa kurang cukup. Ingat, ide kamu merupakan daya jual kamu. Tambahkan adegan-adegan menarik di dalamnya. Bayangkan bahwa gambar suasana adalah sebuah film yang adegannya difreeze kedalam satu frame. Dalam satu frame tersebut, visual yang ditampilkan harus dapat memberikan informasi keseluruhan kejadian yang ditampilkan. Gambar kamu juga harus memberikan kesan untuk menambah daya jual. Apakah adegannya seru, sedih, lucu, dan lain sebagainya. Selain itu, berikan kesan bahwa kamu memiliki wawasan yang luas terhadap sekitar kamu. Mulai dari sekarang  kamu harus melihat sekitar, perhatikan detail-detail yang ada disekitar kamu, masukkan  ke kepala, dan  tuangkan di gambar kamu nanti.

  1. Tingkat Keselesaian

Aspek keselesaian ini jadi salah satu aspek terpenting. Apabila kamu tidak mampu menyelesaikan gambar sampai penuh, jangan harap kamu bisa memenangkan  pertarungan sengit di ujian penerimaan nanti. Kamu harus bisa taktis dalam mempertimbangkan proses-proses apa saja yang harus dilewatkan untuk mencapai gambar yang utuh di kertas A3 selama 90 menit, dari mulai tahap membaca soal sampai ke tahap finishing.

  1. Analisa Soal

Ini dia aspek yang paling sering membuat peserta menyesal ketika keluar dari ruang ujian. Ketika mencoba mengingat-ingat soal yang diberikan, lalu saling sharing ke teman-teman seperjuangannya, biasanya ada detail di soal cerita yang terlewatkan karena panik atau terlalu bersemangat. Apabila ada satu saja detail yang terlewat, bersiap-siaplah menerima kenyataan pahit 😦 Kemampuan menganalisa sangatlah penting bagi seorang seniman atau desainer karena sebuah karya pasti akan berangkat dari ketelitian menganalisa  permasalahan yang perlu diatasi, dan dijawab melalui cara-cara yang kreatif dan estetis.

  1. Teknis/ Wawasan Menggambar

Di sini, kamu diminta untuk menggambar senyata mungkin. Nyata dalam konteks menggambar suasana bukanlah seperti yang kamu bayangkan dengan detail-detail hyper-realistic sampai ke serat pakaian atau pori-pori kulit. Tapi nyata di sini adalah bagaimana proporsi manusia, perspektif ruang, material dan tekstur benda, pencahayaan, semua representatif sesuai dengan bagaimana kita melihat adegan tersebut di kehidupan nyata. Ingat, gambar yang kita buat harus bersifat informatif sehingga yang menilai gambar kita tidak perlu lagi bertanya-tanya lagi melihat informasi yang disampaikan melalui gambar kita. Maka dari itu, bagi kamu yang lebih terbiasa menggambar dengan gaya manga, ada baiknya khusus untuk gambar suasana ini kamu memakai style yang lebih realis. Menggambar dengan gaya manga boleh-boleh saja selama disesuaikan dengan proporsi dan anatomi yang mengikuti kaidah-kaidah menggambar realis.   Gaya manga adalah teknik lanjutan atau modifkasi dari menggambar realis. Kamu harus bisa menguasai teknik realis terlebih dulu sebelum diabstraksikan menjadi gambar manga.

Apabila kamu merasa sudah menguasai aspek-aspek diatas, ada baiknya kamu coba mengukur kemampuan kamu seperti mengikuti event-event try out. Berdasarkan pengalaman orang-orang kebanyakan, ujian di tempat rasanya selalu melegakan bagi peserta-peserta yang sudah cukup sering berlatih menggambar suasana, di tempat les ataupun latihan secara mandiri, karena sebagian besar peserta ujian keterampilan di sekitarnya belum terbiasa menggambar suasana. Alhasil bidang kertas gambar suasana yang mereka kerjakan biasanya dicap “putih” karena bidang gambar  tidak terisi  dengan penuh. Berbeda dengan yang terbiasa menggambar suasana, biasanya gambar terlihat  hitam, gelap, dan penuh karena selalu dididik untuk menciptakan karya yang outstanding dengan garis pensil yang tegas dan tebal, dan pengisian bidang gambar yang lebih strategis. Namun, bagi yang gambarnya lebih gelap jangan tenang dulu, karena peserta yang mengikuti ujian  mencapai ribuan seindonesia! Dan yang kamu lihat di kiri kanan hanyalah sebagian kecil dr keseluruhan peserta.

Mengikuti kelas persiapan di Bimbel gambar seperti Bintang Merah menjadi salah satu solusi terbaik untuk mempersiapkan diri karena selain persiapan kamu didampingi oleh para mentor, mengikuti tahapan-tahapan belajar yang terarah, kamu juga memiliki teman-teman berdiskusi yang berkembang secara bersama-sama, sekaligus pesaing-pesaing bebuyutan kamu dr awal kamu masih “kurang” hingga ujian keterampilan gelombang terakhir sebelum kamu dinyatakan berhasil ataupun gagal. Hal ini membuat kamu lebih kuat lagi, lebih jago lagi, dan lebih siap lagi karena kamu sudah berusaha belajar dengan cara yang jauh lebih optimal.

Mengapa Kita Butuh Berkreativitas?

Bagi kalian yang akan mengikuti Ujian Saringan Masuk Perguruan Tinggi Fakultas Seni Rupa dan Desain, pasti lagi sering-seringnya mendengar istilah kreativitas, karena kreativitas menjadi salah satu aspek penilaian dalam ujian keterampilan khususnya gambar suasana. Selain kalian calon-calon akademisi seni rupa dan desain, pasti juga sering mendengar istilah ini di mana-mana. Seperti di seminar, event workshop mengenai art & craft /design, entrepreneurship,digital media marketing, tulisan-tulisan dan tema branding dari usaha coffee shop, coworking space yang sedang menjamur di mana-mana, dan lain-lain. Pertanyaannya, kenapa kreativitas menjadi suatu hal yang penting?

Seperti yang kita ketahui, kreativitas selalu berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menciptakan ide-ide baru sehingga ide tersebut dapat menghasilkan satu konsep, solusi, kreasi, ataupun kombinasi dari ketiga hal tersebut. Disadari atau tidak, sehari-hari kita akan selalu bersinggungan dengan kreativitas karena di saat keadaan membutuhkan solusi, di situ kita mencoba untuk mencari penyelesaian yang dapat diwujudkan melalui kreativitas. Namun permasalahannya, apakah kita sadar bahwa kita sedang melakukan sesuatu yang kreatif? Dan pertanyaannya pun jadi bertambah, kenapa kita harus sadar bahwa kita sedang melakukan akitivitas kreatif?

Kesadaran kita dalam melakukan proses kreasi memiliki manfaat yang luar biasa.

Psikolog Mihalyi Czikszentmihalyi mengatakan bahwa kemampuan manusia untuk menikmati eksplorasi kreatif menurut biologi evolusi telah membantu kita untuk bertahan hidup dan berkembang. Selain itu eksplorasi kreatif juga bersifat meremajakan, memungkinkan manusia untuk mengatur diri sendiri, merupakan satu bentuk relaksasi yang mengembalikan keseimbangan emosional dan meningkatkan rasa sehat dan rasa berkecukupan. 

Setiap karya yang kita ciptakan akan menghasilkan sebuah kesadaran baru mengenai progress yang telah kita capai. Hal ini menguntungkan diri kita karena melalui berkarya dan berprogress, kita akan mendapatkan kepercayaan diri. Semakin kita mendalami skill dan pemikiran-pemikiran yang dituangkan ke dalam karya, kita semakin merasa tertantang untuk menciptakan hal yang lebih lagi, lebih lagi, dan lebih lagi. Dalam logika desain, desain adalah satu bentuk kreasi yang tidak hanya berhubungan dengan bagaimana menambah nilai estetik dalam sebuah objek tertentu seperti media berkomunikasi, interior ruangan, produk, fashion, dan lain sebagainya. Desain juga mengoptimalkan nilai kegunaan dari objek-objek yang telah disebutkan sebelumnya sehingga dapat mempermudah pekerjaan atau meningkatkan kenyamanan hidup manusia. Seni, tidak hanya bagaimana kita dapat membuat sesuatu yang indah dan enak dipandang, tapi juga karya tersebut akan berdialog dengan senimannya, berdialog dengan audiensnya sehingga secara bawah sadar dapat menciptakan solusi-solusi tertentu yang bergerak secara bawah sadar. Semakin kita berkreativitas, semakin besar skala permasalahan yang dapat teratasi tak terkecuali permasalahan diri kita sendiri, permasalahan orang-orang di sekitar kita, ataupun permasalahan berskala dunia 🙂 Masih ragu untuk menyisakan waktumu untuk berkreativitas?

Ada Beberapa Value yang Kami Pertahankan dari Dulu Hingga Kini

Values in Our Class:

Fun
Dengan suasana yang menyenangkan, kreativitas akan lebih mudah terpacu dan terekspresikan. Tanpa adanya dorongan bermain, menjadi kreatif merupakan sebuah tantangan yang tidak mudah.

Intimacy
Melalui kedekatan dengan sesama peserta dan pengajar, mental dan emosi yang ada pada wilayah personal akan lebih mudah untuk diekspresikan. Peserta menjadi tidak malu dan ragu untuk mengerekspresikan kreativitas personalnya selayaknya ke orang-orang terdekat.

Competitiveness
Persaingan yang sehat selalu menjadi pendorong bagi produktivitas dan kreativitas. Melalui kompetisi, para peserta akan dapat mengevaluasi progress melalui observasi karya satu sama lain.

Personal development
Penghargaan diri dan kreativitas membutuhkan kemampuan untuk mentolerir kegagalan khususnya dalam berkompetisi. Dengan kapasitas kelas yang terbatas, pengajar dituntut agar dapat memberikan konseling, memonitor, dan memotivasi perkembangan setiap peserta didik di kelas agar terus meningkatkan daya saingnya.

Hampir 20 tahun Bintang Merah telah menyelenggarakan berbagai macam program kelas preparasi kuliah maupun yang berbasis non-preparasi. Tidak hanya ilmu yang bermanfaat, Bintang Merah juga menjadi tempat berkumpulnya para insan kreatif yang sekarang telah menempuh hidup di jalan seni rupa, desain, maupun arsitektur. Ribuan alumni yang pernah mengenyam pendidikan kursus atau les di Bintang Merah pastinya sudah pernah merasakan fase hidup tidak terlupakan yang ada di Bintang Merah, melalui nilai-nilai yang kami pertahankan untuk menghadirkan indahnya kebersamaan dalam belajar,  berjuang, bersaing, dan bermain bersama dalam meraih tujuan, dan disimbolkan melalui Bintang, penggambaran cita-cita yang tinggi, dan Merah, warna yang menggambarkan perjuangan.

Perkenalkan! Kami Tidak Berhubungan dengan Politik Sayap Kiri

Who We Are

Lembaga studi Seni Rupa dan Desain Bintang Merah berdiri sejak 1999 sebagai bimbingan belajar persiapan Ujian Saringan Masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain yang pertama di Jakarta. Fungsi bimbingan belajar ini difokuskan untuk persiapan para calon peserta ujian melalui metode belajar yang integral, disesuaikan dengan kriteria penilaian dan standar penerimaan mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain yang sangat spesifik.

Bintang Merah juga berekspansi menyelenggarakan kelas privat dan kelas workshop sebagai pengembangan minat seni dan desain untuk berkarya serta merangsang konsep berfikir kreatif melalui berbagai medium yang berbeda. Para peserta mendapat bimbingan untuk menguatkan minat dan memaksimalkan potensi diri di bidang kesenian, yang berprospek pada karir dan profesi di industri kreatif.

Why Bintang Merah

  • Telah berdiri sejak tahun 1999, dan telah mencetak ribuan alumni FSRD ITB dan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta
  • Iklim belajar yang menyenangkan, kondusif, kompetitif, dan inspiratif.
  • staff pengajar merupakan Sarjana Alumni FSRD ITB yang profesional di bidang-nya masing-masing.
  • Dengan terbatasnya jumlah murid per kelas, maka pendekatan khusus yang dilakukan untuk memonitor pekembangan tiap siswa akan diterapkan sesuai kebutuhan.