Gambar Suasana Fakultas Seni Rupa dan Desain Beserta Aspek Penilaiannya

Halo Young Creatives! Bagi kamu yang lagi mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian saringan masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain meliputi Ujian Portofolio Seni Rupa SNMPTN, SBMPTN, atau Ujian Mandiri, kamu wajib check out Link berikut ini guys!

 

Di sini kamu bisa menemukan berbagai fakta tentang aspek-aspek penilaian yang perlu kamu ketahui mengenai gambar suasana. Skill gambar aja kurang cukup loh, kamu juga harus menyusun strategi, teliti, dan banyak berlatih dalam management waktu untuk mengerjakan karya kamu hingga selesai.   so Get ready to rumble guys! Bintang Merah siap membantu kesiapan kamu untuk menghadapi Ujian Keterampilan dan Portofolio Seni rupa, untuk info lebih lanjut, kamu bisa klik link instagram berikut ini https://www.instagram.com/bintang.merah/

dan klik link website untuk info lebih lanjut dan download formulir pendaftarannya segera!

http://www.bintangmerah.web.id/

 

 

Prediksi Portofolio Seni Rupa Pengganti Ujian Keterampilan (SBMPTN)

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPTN) meniadakan tes keterampilan pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.  Pendaftar diminta menyiapkan portofolio, terkait prestasi maupun penghargaan yang pernah diraih dan sesuai dengan bidang yang diminati. Nah looooh!?

Penghapusan tes keterampilan merupakan bagian dari kebijakan baru yang diterapkan pada seleksi masuk PTN 2019.  “Ada kebijakan baru yang berbeda. Tahun ini kami tidak menyelenggarakan ujian keterampilan,” kata Ketua LTMPTN, Ravik Karsidi di Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018.

Pasti banyak yang bertanya-tanya tentang “seperti apa sih portofolio seni rupa yang diminta SBMPTN?” hal ini di luar kebiasaan dari tahun sebelumnya yang menggunakan sistem ujian keterampilan.

Portofolio dalam pendidikan adalah bagian dari usaha dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi yang ditentukan dalam kurikulum. Dalam hal seni rupa, portofolio merupakan kumpulan karya terbaik.

Sebagai contoh, dari pelaksanaan SNMPTN beberapa tahun ke belakang, peserta SNMPTN yang ingin kuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain harus menyertakan portofolio.

Portofolio yang diminta biasanya berdasarkan ketentuan yang diberikan oleh Panitia SNMPTN, bisa berupa gambar suasana dengan berbagai format, misalnya dengan warna ataupun hitam putih. Dan bisa juga ditambah dengan menggambar komposisi objek, still life, atau gambar figur-figur tertentu seperti makhluk hidup. Seperti contoh sebelum-sebelumnya juga, bisa saja peserta diminta untuk submit karya selain dengan media drawing seperti karya 3d (patung, keramik) atau lainnya. Kamu juga harus mempersiapkan tanskrip prestasi, penghargaan-penghargaan, sertifikat, dan lainnya yang pernah kamu dapatkan sesuai progress studi sejauh ini.

Gambar Suasana Portofolio Senirupa SNMPTN 2017-2018
Karen Yunika, peserta didik Bintang Merah yang sudah diterima di FSRD ITB, “Portofolio Gambar Suasana SNMPTN”, 2018
Portofolio SNMPTN 2017-2018
Rabiatul Hasanah (Hanna), peserta didik Bintang Merah yang sudah diterima di FSRD UNS, “Portofolio Gambar Komposisi SNMPTN”, 2018

Portofolio biasanya disubmit melalui bentuk softcopy (hasil scan atau foto) yang dilegalisir oleh sekolah. Data disubmit pada masa pendaftaran yang biasanya memiliki durasi 2 minggu (dari hari pertama dikeluarkannya ketentuan pendaftaran & pengerjaan porto.)

Akan seperti apa ketentuan Portofolio di SNMPTN dan SBMPTN 2019? Semuanya dirahasiakan oleh panitia penyelenggara! Mau bagaimana pun ketentuannya, kamu harus tetap mempersiapkan skill berkarya dan kreativitas kamu dari basic hingga strategi pengerjaannya.

Kabar gembira, mulai Januari 2019, Bintang Merah akan lebih banyak menyelengarakan program yang lebih dikhususkan lagi untuk persiapan portofolio.

Share ke teman-teman kamu apabila info ini bermanfaat ya guys! 🙂

Suasana Kelas Bintang Merah
Suasana Kelas Bintang Merah

FSRD 101: Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui mengenai Pilihan Jurusan di Fakultas Seni Rupa dan Desain

Kamu suka gambar dan mau kuliah di jurusan seni rupa dan desain? Ayo simak program-program studi apa aja yang ada di Fakultas Seni Rupa dan Desain!

Seni Murnism

Istilah seni murni, mengacu kepada praktek seni rupa yang utamanya terdapat pada nilai-nilai estetik, ekspresi, dan keindahannya, daripada nilai-nilai fungsinya. Apabila ditelisik lebih jauh, akar dari seni murni terdapat pada menggambar , melukis, cetak-mencetak, dan patung. Cakupan seni murni secara konstan meluas, seiring perkembangan teknologi dan perkembangan artistik. Media-media yang digunakan pada praktek seni murni tidak terbatas pada media konvensional yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi juga meluas ke media baru seperti film, fotografi, videografi, animasi, seni konseptual, dan lain sebagainya.

 

Perkembangan seni murni secara media dan konsep menyebabkan semakin sulitnya mendefinisikan arti tetap dari seni itu sendiri. Pada intinya, Seni murni berbeda dengan seni terapan dan kriya/ seni kerajinan yang lebih memiliki nilai fungsional di kehidupan sehari-hari.

 

Desain Interior

di

Desain interior adalah teknik, atau praktik merancang, dan mengeksekusi interior arsitektural dan perabotannya. Berbeda dengan arsitektur interior yang mana berada di antara seni dan sains, dengan memperhatikan semua unsur fisik dari bangunan, desain interior lebih menaruh perhatian kepada semua unsur perencanaan ruang interior dalam bangunannya. Walaupun berbeda, arsitek dan desainer interior sama-sama melakukan penataan ruang untuk mengatasi permasalahan ruang dari si pemilik bangunan. Berbeda juga dengan dekorator interior, yang mana mereka mendekorasikan perabotan dan menghiasi ruang dengan barang-barang yang indah, desain interior harus dapat lebih memahami perilaku manusia dan inter-relasinya dengan bangunan sehingga dapat meningkatkan nilai fungsi dari ruang bangunan tersebut. Desainer interior dapat menghias atau mendekor ruangan, sedangkan dekorator tidak melakukan aktivitas mendesain tata ruang.

 

Desain Komunikasi Visual

dkv

DKV, atau sebelumnya lebih sering disebut sebagai desain grafis merupakan turunan dari komunikasi visual dan desain komunikasi. Desainer grafis membuat dan mengkombinasikan simbol, gambar, dan tulisan untuk membuat representasi visual dari ide dan pesan tertentu. Desainer grafis menggunakan teknik tipografi, seni rupa, tata letak halaman (page layout), dan lain sebagainya untuk membuat komposisi visual. Biasanya, desain komunikasi visual digunakan untuk desain korporasi (seperti logo dan branding), desain editorial (seperti majalah, koran, dan buku), denah, periklanan, animasi, video, desain web, desain komunikasi, desain kemasan produk, dan sistem penunjuk.

 

Desain komunikasi harus dapat membuat pesan yang disampaikan menarik bagi orang yang membaca, menginspirasi, membuat orang menginginkannya, memotivasi, dan merespon pesan yang disampaikan.

 

Desain Produk

dp

Desain produk mempelajari pembuatan produk bagi kebutuhan manusia secara inovatif agar nyaman ketika digunakan, indah dipandang, dan memiliki nilai ekonomis.  Bidang keilmuan yang terdapat di desain produk meliputi desain produk peralatan & produk konsumen, desain sarana/perkakas lingkungan, desain alat transportasi, desain elektronik, dan desain kerajinan. Desain produk mempelajari  fungsi dan bentuk dan interkoneksi antara produk, pengguna, dan lingkungannya.

Cakupan objek yang didesain agak kecil, tidak sebesar bangunan-bangunan atau desain lingkungan. Desainer produk juga biasanya tidak menggarap hal-hal yang bersifat mekanik seperti permesinan dan sirkuit elektrik, tetapi desainer produk  dapat berpengaruh pada aspek teknikal dari desain bentuk dan keterkaitannya dengan nilai guna. Mereka bekerja dengan para teknisi yang merancang aspek teknikal, merealisasikan fungsionalitas dan manufakturabilitas, dan juga bekerja dengan para ahli pemasaran untuk mengidentifikasi kebutuhan dan ekspektasi pasar.

 

Kriya

kriya

Karya seni kriya identik dengan seni kerajinan, terlihat dari cara pembuatannya  dengan menggunakan tangan (hand made). dan memperhatikan segi fungsional (kebutuhan fisik) dan keindahan (kebutuhan emosional). Hasil karya kriya diutamakan mengandung nilai keunikan konseptual, tema, imajinatif, emosional dan inderawi (visual, tactile, olfactory). Kriya juga merupakan metoda berkarya sekaligus mendesain produk yang mengutamakan nilai kualitas estetika, fungsional, keunikan, tema, makna dan pesan filosofis. Dapat dibilang bahwa kriya merupakan irisan atau memiliki posisi di tengah-tengah antara desain dan seni, di mana objek yang dihasilkan mengedepankan nilai estetik, makna, pesan filosofis, tetapi juga memiliki nilai fungsional seperti halnya objek desain. Seni Kriya telah ada sejak zaman Prasejarah dilihat dari benda-benda temuan sejak zaman Batu Muda (Neolitikum) yang mana manusia sudah mulai tinggal menetap dan menggunakan tembikar tanah liat yang digunakan sebagai wadah. Di periode selanjutnya, seni kriya berkembang baik dalam aspek fungsi, peningkatan kualitas bahan, bentuk dan corak hiasannya. Awalnya benda tersebut berbentuk sederhana, dalam perkembangannya menjadi bentuk macam-macam dan rumit yang disertai hiasan yang membuat banyak variasi dan detailnya. Berdasarkan bahan yang digunakan, kriya berkembang dan dikategorikan menjadi kriya kayu, kriya tekstil (fashion), kriya keramik, kriya logam, dan lain-lain.

 

Gimana teman kreatif? Sudah lebih tercerahkan soal pilihan jurusan-jurusan yang ada di Fakultas Seni Rupa dan Desain? Di dalam Fakultas Seni Rupa dan Desain tidak hanya berisi tentang menggambar, menggambar, dan menggambar seperti yang orang pikir kebanyakan, karena kalo kamu sudah berada di dalamnya dan mendapatkan jurusan yang kamu tekuni, kamu juga belajar mengenai sejarah, teori-teori dasar, metode berbisnis, pengelolaan karya, sosiologi yang mempelajari medan sosial bidang yang kamu tekuni, dan masih banyak lagi! Menarik yah 🙂 Sudah bukan jamannya lagi masa depan kamu diragukan karena pilihan kuliah di seni atau desain. Banyak orang yang meragukan anaknya “Kamu masuk seni rupa mau jadi apa?” Lihat aja disekitar kamu, benda apa yang tidak memiliki sentuhan seni dan desain? Berkuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain tidak hanya membentuk kamu sebagai seniman, pengrajin, atau desainer. Kamu juga bisa jadi sejarawan, kurator, kritikus, konsultan, art dealer, punya production house sendiri, sutradara, bahkan jadi pengusaha hebat!  Pilih dan kejar cita-citamu dari sekarang yah guys 🙂