Try Out Portofolio Online Bintang Merah Gambar Suasana dan Gambar Komposisi / Still Life 2021 (Pembahasan)

Bagi kamu yang berminat untuk kuliah di Fakultas Seni Rupa Desain dan Kriya dan berminat di jurusan Desain Komunikasi Visual/DKV, Desain Produk, Desain Interior, Kriya, atau Seni Murni kamu harus memahami betul Portofolio Seni Rupa Desain Kriya yang biasanya di jadikan syarat wajib untuk SNMPTN/SBMPTN. Seperti apa sih Portofolionya itu? Bagaimana ketentuannya? Bagaimana penilaiannya?

Di 3 video pembahasan berikut, kamu akan banyak mendapatkan insight tentang hal itu semua. Jangan kira skill gambar adalah segala-galanya karena kamu juga membutuhkan kreativitas, kecermatan/ketelitian membaca soal, dan tau di mana karya kalian itu sudah selesai.

Yuk disimak dan jangan lupa untuk dilike, subscribe, dan share ya Young Creatives!

Pembahasan Try Out Online Bintang Merah Part 1: Persiapan Portofolio SNMPTN SBMPTN

Pembahasan Try Out Online Bintang Merah Part 2: Gambar Suasana
Pembahasan Try Out Online Bintang Merah Part 2: Gambar Komposisi (Still Life)

Prediksi Portofolio Seni Rupa Pengganti Ujian Keterampilan (SBMPTN)

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPTN) meniadakan tes keterampilan pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019.  Pendaftar diminta menyiapkan portofolio, terkait prestasi maupun penghargaan yang pernah diraih dan sesuai dengan bidang yang diminati. Nah looooh!?

Penghapusan tes keterampilan merupakan bagian dari kebijakan baru yang diterapkan pada seleksi masuk PTN 2019.  “Ada kebijakan baru yang berbeda. Tahun ini kami tidak menyelenggarakan ujian keterampilan,” kata Ketua LTMPTN, Ravik Karsidi di Jakarta, Senin, 22 Oktober 2018.

Pasti banyak yang bertanya-tanya tentang “seperti apa sih portofolio seni rupa yang diminta SBMPTN?” hal ini di luar kebiasaan dari tahun sebelumnya yang menggunakan sistem ujian keterampilan.

Portofolio dalam pendidikan adalah bagian dari usaha dalam mencapai tujuan belajar atau mencapai kompetensi yang ditentukan dalam kurikulum. Dalam hal seni rupa, portofolio merupakan kumpulan karya terbaik.

Sebagai contoh, dari pelaksanaan SNMPTN beberapa tahun ke belakang, peserta SNMPTN yang ingin kuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain harus menyertakan portofolio.

Portofolio yang diminta biasanya berdasarkan ketentuan yang diberikan oleh Panitia SNMPTN, bisa berupa gambar suasana dengan berbagai format, misalnya dengan warna ataupun hitam putih. Dan bisa juga ditambah dengan menggambar komposisi objek, still life, atau gambar figur-figur tertentu seperti makhluk hidup. Seperti contoh sebelum-sebelumnya juga, bisa saja peserta diminta untuk submit karya selain dengan media drawing seperti karya 3d (patung, keramik) atau lainnya. Kamu juga harus mempersiapkan tanskrip prestasi, penghargaan-penghargaan, sertifikat, dan lainnya yang pernah kamu dapatkan sesuai progress studi sejauh ini.

Gambar Suasana Portofolio Senirupa SNMPTN 2017-2018
Karen Yunika, peserta didik Bintang Merah yang sudah diterima di FSRD ITB, “Portofolio Gambar Suasana SNMPTN”, 2018

Portofolio SNMPTN 2017-2018
Rabiatul Hasanah (Hanna), peserta didik Bintang Merah yang sudah diterima di FSRD UNS, “Portofolio Gambar Komposisi SNMPTN”, 2018

Portofolio biasanya disubmit melalui bentuk softcopy (hasil scan atau foto) yang dilegalisir oleh sekolah. Data disubmit pada masa pendaftaran yang biasanya memiliki durasi 2 minggu (dari hari pertama dikeluarkannya ketentuan pendaftaran & pengerjaan porto.)

Akan seperti apa ketentuan Portofolio di SNMPTN dan SBMPTN 2019? Semuanya dirahasiakan oleh panitia penyelenggara! Mau bagaimana pun ketentuannya, kamu harus tetap mempersiapkan skill berkarya dan kreativitas kamu dari basic hingga strategi pengerjaannya.

Kabar gembira, mulai Januari 2019, Bintang Merah akan lebih banyak menyelengarakan program yang lebih dikhususkan lagi untuk persiapan portofolio.

Share ke teman-teman kamu apabila info ini bermanfaat ya guys! 🙂

Suasana Kelas Bintang Merah
Suasana Kelas Bintang Merah

FSRD 101: Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui mengenai Pilihan Jurusan di Fakultas Seni Rupa dan Desain

Kamu suka gambar dan mau kuliah di jurusan seni rupa dan desain? Ayo simak program-program studi apa aja yang ada di Fakultas Seni Rupa dan Desain!

Seni Murnism

Istilah seni murni, mengacu kepada praktek seni rupa yang utamanya terdapat pada nilai-nilai estetik, ekspresi, dan keindahannya, daripada nilai-nilai fungsinya. Apabila ditelisik lebih jauh, akar dari seni murni terdapat pada menggambar , melukis, cetak-mencetak, dan patung. Cakupan seni murni secara konstan meluas, seiring perkembangan teknologi dan perkembangan artistik. Media-media yang digunakan pada praktek seni murni tidak terbatas pada media konvensional yang telah disebutkan sebelumnya, tetapi juga meluas ke media baru seperti film, fotografi, videografi, animasi, seni konseptual, dan lain sebagainya.

 

Perkembangan seni murni secara media dan konsep menyebabkan semakin sulitnya mendefinisikan arti tetap dari seni itu sendiri. Pada intinya, Seni murni berbeda dengan seni terapan dan kriya/ seni kerajinan yang lebih memiliki nilai fungsional di kehidupan sehari-hari.

 

Desain Interior

di

Desain interior adalah teknik, atau praktik merancang, dan mengeksekusi interior arsitektural dan perabotannya. Berbeda dengan arsitektur interior yang mana berada di antara seni dan sains, dengan memperhatikan semua unsur fisik dari bangunan, desain interior lebih menaruh perhatian kepada semua unsur perencanaan ruang interior dalam bangunannya. Walaupun berbeda, arsitek dan desainer interior sama-sama melakukan penataan ruang untuk mengatasi permasalahan ruang dari si pemilik bangunan. Berbeda juga dengan dekorator interior, yang mana mereka mendekorasikan perabotan dan menghiasi ruang dengan barang-barang yang indah, desain interior harus dapat lebih memahami perilaku manusia dan inter-relasinya dengan bangunan sehingga dapat meningkatkan nilai fungsi dari ruang bangunan tersebut. Desainer interior dapat menghias atau mendekor ruangan, sedangkan dekorator tidak melakukan aktivitas mendesain tata ruang.

 

Desain Komunikasi Visual

dkv

DKV, atau sebelumnya lebih sering disebut sebagai desain grafis merupakan turunan dari komunikasi visual dan desain komunikasi. Desainer grafis membuat dan mengkombinasikan simbol, gambar, dan tulisan untuk membuat representasi visual dari ide dan pesan tertentu. Desainer grafis menggunakan teknik tipografi, seni rupa, tata letak halaman (page layout), dan lain sebagainya untuk membuat komposisi visual. Biasanya, desain komunikasi visual digunakan untuk desain korporasi (seperti logo dan branding), desain editorial (seperti majalah, koran, dan buku), denah, periklanan, animasi, video, desain web, desain komunikasi, desain kemasan produk, dan sistem penunjuk.

 

Desain komunikasi harus dapat membuat pesan yang disampaikan menarik bagi orang yang membaca, menginspirasi, membuat orang menginginkannya, memotivasi, dan merespon pesan yang disampaikan.

 

Desain Produk

dp

Desain produk mempelajari pembuatan produk bagi kebutuhan manusia secara inovatif agar nyaman ketika digunakan, indah dipandang, dan memiliki nilai ekonomis.  Bidang keilmuan yang terdapat di desain produk meliputi desain produk peralatan & produk konsumen, desain sarana/perkakas lingkungan, desain alat transportasi, desain elektronik, dan desain kerajinan. Desain produk mempelajari  fungsi dan bentuk dan interkoneksi antara produk, pengguna, dan lingkungannya.

Cakupan objek yang didesain agak kecil, tidak sebesar bangunan-bangunan atau desain lingkungan. Desainer produk juga biasanya tidak menggarap hal-hal yang bersifat mekanik seperti permesinan dan sirkuit elektrik, tetapi desainer produk  dapat berpengaruh pada aspek teknikal dari desain bentuk dan keterkaitannya dengan nilai guna. Mereka bekerja dengan para teknisi yang merancang aspek teknikal, merealisasikan fungsionalitas dan manufakturabilitas, dan juga bekerja dengan para ahli pemasaran untuk mengidentifikasi kebutuhan dan ekspektasi pasar.

 

Kriya

kriya

Karya seni kriya identik dengan seni kerajinan, terlihat dari cara pembuatannya  dengan menggunakan tangan (hand made). dan memperhatikan segi fungsional (kebutuhan fisik) dan keindahan (kebutuhan emosional). Hasil karya kriya diutamakan mengandung nilai keunikan konseptual, tema, imajinatif, emosional dan inderawi (visual, tactile, olfactory). Kriya juga merupakan metoda berkarya sekaligus mendesain produk yang mengutamakan nilai kualitas estetika, fungsional, keunikan, tema, makna dan pesan filosofis. Dapat dibilang bahwa kriya merupakan irisan atau memiliki posisi di tengah-tengah antara desain dan seni, di mana objek yang dihasilkan mengedepankan nilai estetik, makna, pesan filosofis, tetapi juga memiliki nilai fungsional seperti halnya objek desain. Seni Kriya telah ada sejak zaman Prasejarah dilihat dari benda-benda temuan sejak zaman Batu Muda (Neolitikum) yang mana manusia sudah mulai tinggal menetap dan menggunakan tembikar tanah liat yang digunakan sebagai wadah. Di periode selanjutnya, seni kriya berkembang baik dalam aspek fungsi, peningkatan kualitas bahan, bentuk dan corak hiasannya. Awalnya benda tersebut berbentuk sederhana, dalam perkembangannya menjadi bentuk macam-macam dan rumit yang disertai hiasan yang membuat banyak variasi dan detailnya. Berdasarkan bahan yang digunakan, kriya berkembang dan dikategorikan menjadi kriya kayu, kriya tekstil (fashion), kriya keramik, kriya logam, dan lain-lain.

 

Gimana teman kreatif? Sudah lebih tercerahkan soal pilihan jurusan-jurusan yang ada di Fakultas Seni Rupa dan Desain? Di dalam Fakultas Seni Rupa dan Desain tidak hanya berisi tentang menggambar, menggambar, dan menggambar seperti yang orang pikir kebanyakan, karena kalo kamu sudah berada di dalamnya dan mendapatkan jurusan yang kamu tekuni, kamu juga belajar mengenai sejarah, teori-teori dasar, metode berbisnis, pengelolaan karya, sosiologi yang mempelajari medan sosial bidang yang kamu tekuni, dan masih banyak lagi! Menarik yah 🙂 Sudah bukan jamannya lagi masa depan kamu diragukan karena pilihan kuliah di seni atau desain. Banyak orang yang meragukan anaknya “Kamu masuk seni rupa mau jadi apa?” Lihat aja disekitar kamu, benda apa yang tidak memiliki sentuhan seni dan desain? Berkuliah di Fakultas Seni Rupa dan Desain tidak hanya membentuk kamu sebagai seniman, pengrajin, atau desainer. Kamu juga bisa jadi sejarawan, kurator, kritikus, konsultan, art dealer, punya production house sendiri, sutradara, bahkan jadi pengusaha hebat!  Pilih dan kejar cita-citamu dari sekarang yah guys 🙂

 

Perjuangan Calon Mahasiswa Desain dan Seni Rupa

Sudah memutuskan jurusan setelah kamu lulus SMA? Bagi kamu yang tertarik untuk meneruskan pendidikan di FSRD atau Fakultas Seni Rupa dan Desain terutama di Perguruan Tinggi Negeri, ada baiknya kamu mempersiapkan diri dari sekarang karena untuk diterima di FSRD Perguruan Tinggi Negeri relatif memerlukan usaha yang luar biasa dibanding dengan jurusan-jurusan lainnya!

Alternatif jalur yang akan kamu hadapi, di antaranya:

SNMPTN 

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah salah satu bentuk jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia yang diselenggarakan pertama kali oleh Ditjen Dikti pada tahun 2008. Kriteria seleksi SNMPTN penerimaan  menggunakan nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 5 (lima) bagi SMA/MA dan SMK dengan masa belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4 (empat) tahun, serta Portofolio Akademik. Salah satu syarat mendaftar di tahun 2016, siswa yang memiliki prestasi unggul yaitu calon peserta masuk peringkat terbaik di sekolah pada semester tiga, semester empat dan semester lima, dengan ketentuan berdasarkan akreditasi sekolah, yakni akreditasi A, 50% terbaik di sekolahnya; akreditasi B, 30% terbaik di sekolahnya; akreditasi C, 10% terbaik di sekolahnya; d. akreditasi lainnya, 5% terbaik di sekolahnya.

Kesempatannya pun lebih tinggi dibanding mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan ujian jalur seleksi mandiri. Sebanyak 115.178 siswa dinyatakan lolos dari 645.202 pendaftar. (hanya sekitar 18% diterima)

Apabila kamu belum beruntung diterima melalui jalur SNMPTN, masih ada kesempatan berikutnya melalui jalur lain di antaranya melalui jalur SBMPTN.

SBMPTN

SBMPTN adalah salah satu jalur seleksi secara nasional untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui ujian tertulis. SBMPTN dilaksanakan secara serentak dengan sistem Paper Based Testing (PBT/ Tes menggunakan kertas) dan Computer Based Testing (CBT/ Tes menggunakan komputer). Kemampuan yang diujikan yaitu meliputi potensi akademik (TKPA), penguasaan bidang studi dasar (TKD), bidang sains dan teknologi (SAINTEK) dan/atau bidang sosial dan humaniora (SOSHUM).Jumlah peserta lulus Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016 sebanyak 126.804 orang dari total pendaftar yang berjumlah 721.326 orang (hanya sekitar 17,5% yang lolos seleksi)

Jalur Mandiri

Jalur Mandiri adalah nama yang digunakan oleh masyarakat secara umum untuk menyebut sistem penerimaan mahasiswa baru yang dilakukan oleh perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan secara mandiri oleh masing-masing perguruan tinggi negeri di Indonesia. tidak seperti SNMPTN yang dilaksanakan secara bersama-sama di bawah koordinasi Direktur Jendral Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional), Jalur Mandiri dilaksanakan secara tidak seragam dan bergantung kepada kebijakan masing-masing perguruan tinggi negeri dalam rangka memberikan alternatif pilihan kepada mereka yang tidak lolos tes jalur SNMPTN maupun SBMPTN agar tetap bisa melanjutkan studi ke PTN. Jalur Mandiri belum tentu berupa tes, misalnya jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN) yang diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Perjuangan kamu belum cukup sampai sini saja karena khususnya untuk kuliah FSRD, kamu masih harus melewati ujian lainnya untuk bahan pertimbangan seleksi Perguruan Tinggi yang kamu pilih. Masing-masing jalur yang telah disebutkan di atas memiliki ujian tambahan, berupa ujian keterampilan.

 

Ujian Keterampilan

Pada ujian keterampilan SNMPTN, setiap tahunnya sering terjadi perubahan ketentuan. Pada tahun 2016, para peserta seleksi diminta untuk menggambar dua buah gambar ekspresi atau gambar suasana dengan format berwarna dan tidak berwarna di kertas A3. Pengumpulan karya dilakukan secara online disertakan dengan lembar pengesahan dari pihak sekolah  masing-masing peserta. Berbeda dengan ketentuan ujian keterampilan sebelumnya yang mengharuskan peserta untuk mengunggah portofolio karya-karya bebas seni rupa yang telah diciptakan sebelumnya yang mungkin saja dalam bentuk 3d atau 2d,  dan beberapa ketentuan seperti gambar figuratif dan komposisi.

Untuk ujian keterampilan SBMPTN, materi yang diujikan, meliputi: tes praktik menggambar bentuk (still life) dan ekspresi (gambar suasana) serta tes pengetahuan dan wawasan seni rupa. Peserta juga wajib hadir dengan berpakaian rapi, membawa ballpoint, pensil HB sampai dengan 6B, karet penghapus, dan alas gambar. Selain itu, peserta harus membawa Copy Ijazah/SKHUN, Kartu Identitas Diri serta bukti pembayaran Ujian Keterampilan Seni Rupa.

 

Tidak heran apabila kamu dan teman-teman kamu yang ingin meneruskan pendidikan di FSRD memiliki kesibukan yang luar biasa dalam rangka mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian tertulis dan keterampilan perguruan tinggi negeri. Di hari tertentu kamu harus mempersiapkan ujian-ujian pelajaran sekolah untuk menghadapi UN dan SBMPTN, di hari lain juga kamu harus mempersiapkan diri kamu untuk menghadapi ujian keterampilan yang memiliki bobot cukup besar yakni 60% dari keseluruhan tes termasuk ujian tertulis.

Untuk teman-teman kreatif yang sedang berjuang mati-matian, good luck dan selamat berjuang dampai titik darah penghabisan 🙂

Ada Beberapa Value yang Kami Pertahankan dari Dulu Hingga Kini

Values in Our Class:

Fun
Dengan suasana yang menyenangkan, kreativitas akan lebih mudah terpacu dan terekspresikan. Tanpa adanya dorongan bermain, menjadi kreatif merupakan sebuah tantangan yang tidak mudah.

Intimacy
Melalui kedekatan dengan sesama peserta dan pengajar, mental dan emosi yang ada pada wilayah personal akan lebih mudah untuk diekspresikan. Peserta menjadi tidak malu dan ragu untuk mengerekspresikan kreativitas personalnya selayaknya ke orang-orang terdekat.

Competitiveness
Persaingan yang sehat selalu menjadi pendorong bagi produktivitas dan kreativitas. Melalui kompetisi, para peserta akan dapat mengevaluasi progress melalui observasi karya satu sama lain.

Personal development
Penghargaan diri dan kreativitas membutuhkan kemampuan untuk mentolerir kegagalan khususnya dalam berkompetisi. Dengan kapasitas kelas yang terbatas, pengajar dituntut agar dapat memberikan konseling, memonitor, dan memotivasi perkembangan setiap peserta didik di kelas agar terus meningkatkan daya saingnya.

Hampir 20 tahun Bintang Merah telah menyelenggarakan berbagai macam program kelas preparasi kuliah maupun yang berbasis non-preparasi. Tidak hanya ilmu yang bermanfaat, Bintang Merah juga menjadi tempat berkumpulnya para insan kreatif yang sekarang telah menempuh hidup di jalan seni rupa, desain, maupun arsitektur. Ribuan alumni yang pernah mengenyam pendidikan kursus atau les di Bintang Merah pastinya sudah pernah merasakan fase hidup tidak terlupakan yang ada di Bintang Merah, melalui nilai-nilai yang kami pertahankan untuk menghadirkan indahnya kebersamaan dalam belajar,  berjuang, bersaing, dan bermain bersama dalam meraih tujuan, dan disimbolkan melalui Bintang, penggambaran cita-cita yang tinggi, dan Merah, warna yang menggambarkan perjuangan.

Perkenalkan! Kami Tidak Berhubungan dengan Politik Sayap Kiri

Who We Are

Lembaga studi Seni Rupa dan Desain Bintang Merah berdiri sejak 1999 sebagai bimbingan belajar persiapan Ujian Saringan Masuk Fakultas Seni Rupa dan Desain yang pertama di Jakarta. Fungsi bimbingan belajar ini difokuskan untuk persiapan para calon peserta ujian melalui metode belajar yang integral, disesuaikan dengan kriteria penilaian dan standar penerimaan mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain yang sangat spesifik.

Bintang Merah juga berekspansi menyelenggarakan kelas privat dan kelas workshop sebagai pengembangan minat seni dan desain untuk berkarya serta merangsang konsep berfikir kreatif melalui berbagai medium yang berbeda. Para peserta mendapat bimbingan untuk menguatkan minat dan memaksimalkan potensi diri di bidang kesenian, yang berprospek pada karir dan profesi di industri kreatif.

Why Bintang Merah

  • Telah berdiri sejak tahun 1999, dan telah mencetak ribuan alumni FSRD ITB dan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta
  • Iklim belajar yang menyenangkan, kondusif, kompetitif, dan inspiratif.
  • staff pengajar merupakan Sarjana Alumni FSRD ITB yang profesional di bidang-nya masing-masing.
  • Dengan terbatasnya jumlah murid per kelas, maka pendekatan khusus yang dilakukan untuk memonitor pekembangan tiap siswa akan diterapkan sesuai kebutuhan.